Selasa, 03 Juli 2018

Tempat Wisata Di Mojokerto yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Tempat Wisata di Mojokerto
Tempat Wisata Mojokerto - Liburan Hari Raya menjadi kesempatan untuk berlibur kemanapun yang saya mau. Berbagai tempat wisata sudah saya masukkan ke dalam Bucket List Tujuan Liburan saya, dan terperinci bersama tanggal keberangkatannya. Yaaa meskipun terkadang ketika menjelang beberapa hari sebelum berangkat, terdapat kendala yang mengharuskan rencana itu dimundurkan secara dadakan lalu menggantinya dengan acara lain. Jadi harus pintar-pintar atur waktu dan mengotak-atik jadwallah. Hehehee.

Kali ini Kota Mojokerto menjadi tujuan pertama saya untuk memulai perjalanan lagi yang hampir 6 Bulan Vakum berkelana. Selama hampir 6 Bulan itu saya benar benar menjadi anak rumahan. Yang saya tahu hanya makan, tidur, kerja, kuliah dan ngerjain tugas (efeknya jadi gemukan, haha). Dan hiburannya cuma baca novel, wattpad, kadang juga liat drama korea. Gitu-gitu aja sampai satu target benar-benar sudah saya bereskan. Alhamdullillah. Jadi, ke-vakum-an perjalanan saya kemarin itu disebabkan oleh fokus saya terhadap Tesis yang tidak  boleh terganggu dengan kegiatan apapun, supaya bisa selesai sesuai waktu yang saya targetkan. Begitulah hidup saya, teroganisir dengan target-target yang harus saya capai, meskipun terkadang realita yang diberikan Tuhan tidak sesuai dengan harapan saya, tapi saya tidak pernah menyerah, eeeaaaakkk.

Jadi begini, Beberapa Tempat Wisata Mojokerto ini sebenarnya sudah saya incar jauh-jauh bulan. Dan baru saja bisa saya jangkau akhir-akhir ini. Daripada tidak sama sekali. Hehehe. Perjalanan saya ke Tempat Wisata Mojokerto saya mulai dari harus menginap di rumah kakak saya yang dekat terminal. Karena saya memilih berangkat pagi-pagi buta (05.00), jadi nggak mungkin saya berangkat dari rumah saya sendiri yang memakan waktu perjalanan satu jam menuju terminal, yaaa kali berangkat dari rumah harus pukul 04:00, berarti saya harus bangun pukul 03:00 dong, sedangkan tidur malam saya saja pukul 00:30. Bisa kelelahan di perjalanan. Jadi demi keefisien dan kenyamanan saya dalam perjalanan, saya memutuskan untuk tidur di rumah kakak saya. Untung punya kakak berdomisili kota. Hehe.

Oke. Kenapa saya memilih Mojokerto untuk memulai perjalanan saya lagi? Jawabannya ya karena saya ingin mencari tempat baru yang membawa keuntungan dua sekaligus, yaitu berwisata sambil belajar. Taulah kalau Tempat Wisata Mojokerto itu mengandung banyak unsur sejarah. Secara, Kota Mojokerto bisa dikatakan menjadi salah satu kota pusat petilasan Kerajaan Majapahit. Jadi kota ini saya rekomendasikan buat kalian yang suka berlibur tetapi nggak suka tempat-tempat ekstrim seperti Gunung, Pantai, Air Terjun, ataupun tempat lainnya. Apalagi ngajakin anak-anak yang notabene-nya anak sekarang miskin pengetahuan mengenai sejarah akibat terjajah oleh gawai canggih yang sudah menjamur. Nggak mau kan anak-anak kita lupa akan asal usulnya? Nahh, ini pentingnya belajar sejarah. (Abaikan, celoteh kurang penting).
Tempat Wisata di Mojokerto
Masjid Darul Muttaqin
Tiga jam perjalanan akhirnya saya sampai diperbatasan Jombang - Mojokerto. Saya kira bakal terjebak macet, tetapi ternyata tidak. Perjalanan aman sentosa sampai tujuan, dan kembali dari tujuan. Alhamdullillah. Meskipun kemarin itu juga sempat keblabasan hampir 2KM dari pertigaan belokan menuju destinasi utama saya, tapii yaa sudahlah nggak apa-apa. Nggak seru kalau jalan-jalan arahnya selalu benar (menghibur hati). Ada untungnya juga sedikit keblabasan waktu itu. Saya jadi tahu ada masjid di Kota Mojokerto dengan artistik yang sangat mengagumkan, dirancang dengan bangunan bernuansa kerajaan dimana menambah nilai estetika dari masjid itu. Namanya Masjid Darul Muttaqin. Keren banget kalau menurut saya pribadi. Nah, berikut beberapa Tempat Wisata di Mojokerto yang menjadi sasaran perjalanan saya:
  • Patung Budha Tidur di Maha Vihara Majapahit. Tempat wisata ini menjadi tujuan pertama saya ketika sampai di Kota Mojokerto. Sesuai dengan namanya Tempat Wisata Patung Budha Tiudr, maka di tempat wisata ini akan kita jumpai sebuah Patung Budha Tidur besar yang berukuran 22 x 6 x 4,5 meter, dibangun di atas kolam ikan dengan berbagai jenis ikan yang besar-besar. Patung Budha Tidur ini dibuat pada tahun 1993 oleh YM Viryanadi Maha Tera. Seluruh tubuh patung di cat berwarna kuning keemasan yang menimbulkan kesan sangat menarik. Usut punya usut menurut para pengamat, Patung Budha Tidur di Mojokerto adalah Patung Budha Tidur terbesar di Indonesia. Di sebelah kirinya patung budha tidur  terdapat kolam air yang banyak ditumbuhi teratai, hal itu seolah-olah mengilustrasikan laut dimana abu sang Budha Gautama dilarungkan. Harga tiket untuk masuk ke dalam salah satu Tempat Wisata Mojokerto ini sebesar 3000 rupiah @orang, dan parkirnya sebesar 5ribu rupiah untuk kendaraan roda dua, mungkin untuk kendaraan roda empat bisa mencapai 10ribu. Tempat Wisata Patung Budha Tidur ini dibuka setiap hari, dari pukul 07.00 - 17.00. Bukan hanya Patung Budha tidur, di dalamnya juga terdapat berbagai macam patung-patung kecil yang saya sendiri tidak tau nama-namanya, serta terdapat miniatur Candi Borobudur juga. Tidak akan rugi jika kalian mengunjungi Tempat Wisata Patung Budha Tidur ini untuk mengisi liburan panjang ataupun sekedar mengisi weekend. Biar gampang nyarinya ketika berkunjung ke Patung Budha Tidur, kalian bisa klik Titik Koordinat Alamat Tempat Wisata Patung Budha Tidur.
Tempat Wisata di Mojokerto
Patung Budha Tidur Mojokerto
Tempat Wisata di Mojokerto
Patung Budha Tidur Mojokerto
  • Destinasi kedua saya dari Tempat Wisata Mojokerto ini adalah Candi Brahu. Candi Brahu terletak tidak jauh dari Wisata Patung Budha Tidur. Kira-kira berjarak sekitar 5KM-an. Jadi misalnya kalian berkunjung ke Candi Brahu terlebih dahulu, kalian tinggal meneruskan perjalanan menuju Patung Budha Tidur, begitupun sebaliknya. Candi Brahu ini menurut saya sangat unik. Disusun dari Batu Bata Merah memanjang keatas yang hampir mirip-mirip seperti Candi Prambanan, tetapi bedanya Candi Brahu ini hanya berdiri sendiri, tidak banyak seperti Candi Prambanan. Untuk memasuki Tempat Wisata Candi Brahu, kita harus membeli tiket masuk seharga 3ribu @orang, dan biaya parkir sebesar 5ribu @motor. Candi Brahu memiliki tinggi 25,7 meter dimana merupakan candi tertinggi di Jawa Timur. Candi Brahu ini dibangun menghadap ke barat dan berdiri diatas batur yang tinggi. Posisi ruang candi berada dibagian tubuh candi, dengan posisi demikian tangga naik ke ruang candi sangat curam. Candi Brahu tidak diperkenankan untuk dinaiki oleh wisatawan ya gaess, jadi misal kita ingin berfoto kita bisa berfoto di depan Candi, atau cukup di sampingnya saja.
Tempat Wisata di Mojokerto
Candi Brahu Mojokerto
  • Destinasi terwahid yang tidak akan saya tinggalkan dari Tempat Wisata Di Mojokerto adalah Museum Majapahit. Untuk Museum Majapahit ini letaknya lumayan Jauh dari wisata patung  Budha Tidur dan Candi Brahu. Namanya juga museum, tentunya berisi tentang peninggalan-peninggalan sejarah. Jadi di museum majapahit ini banyak kita temukan situs - situs peninggalan Masa Majapahit dan arkeologi yang terawat. Saya sampai dibuatnya kagum. Di  jaman Dulu Kala ternyata sudah menggunakan beberapa piring-piring keramik yang unik - unik dan berasal dari Luar Negeri. Selain itu, banyak juga tersimpat peralatan rumah tangga, perabitan rumah, jenis-jenis artefak logam, dan masih banyak lagi. Jadi kalau kalian penasaran dengan bagaimana kehidupan masa kerajaan, saya rekomendasikan Museum Majapahit ini untuk menghilangkan rasa penasaran kalian. Tempat Wisata Museum Majapahit ini sudah dilengkapi dengan toilet, Mushola serta yang paling menarik perhatian saya adalah pojok bermain permainan tradisional untuk anak-anak. Selain itu, kita bisa memlihat secara langsung situs pemukiman masa kerajaan majapahit. Nggak tau ya, kalau saya sih bisa senang dan puas ketika bisa berwisata sejarah begini. Bisa belajar apa yang belum saya ketahui dan menambah pengetahuan yang sedikit saya miliki. Hehehe. Oh ya, untuk masuk ke dalam Museum ini kita harus membeli tiket sebesar 5ribu untuk @orang dan dikenakan biaya parkir 2ribu rupiah @motor. Jadi kangen nih sama keponakan kecil saya yang sedang mudik di Jawa Tengah, pasti dia bakal seneng banget kalau diajakin Ke Museum Majapahit ini. Oke, bisalah diagendakan balik kesini lagi. Mau Joint.? Call Me Kuy. Haha.
Tempat Wisata di Mojokerto
Museum Majapahit
Tempat Wisata di Mojokerto
Museum Majapahit Bagian Luar
Tempat Wisata di Mojokerto
Pojok Permainan Tradisional
  • Perjalanan di beberapa Tempat Wisata Mojokerto saya akhiri dengan mengunjungi Alun-Alun Kota. Sebenarnya Alun-Alun Kota Mojokerto ini tidak masuk dalam Bucket List Destinasi Wisata saya, tetapi berhubung pulang saya ke Tulungagung naik kereta api, dan jam keberangkatannya masih lama akhirnya saya memutuskan untuk menunggu di Alun-Alun Mojokerto. Oke, menurut saya Alun-Alun Mojokerto ini unik, menarik, dan rame lah. Apalagi ada beberapa bangunan yang identik dengan ciri khas Mojokerto, yaitu bangunan-bangun seperti gapura kecil pun gapura besar. Selain itu, di Alun-Alun Mojokerto ini disediakan toilet bersih yang sangat terawat, saya kirain kantin, eee ternyata toilet. Salut banget deh. Bukan hanya toilet, kita juga bisa menemukan perpustakaan terbuka yang berada hampir bersebelahan dengan toilet itu tadi. Hmmmmm. Pembangunan yang menurut saya sangat memadai untuk fasilitas umum yak.
Tempat Wisata di Mojokerto
Gapura Selamat datang :-D
Tempat Wisata di Mojokerto
Perpustakaan Ruang Terbuka
Tempat Wisata di Mojokerto
Kamar Kecil Di Alun-Alun 
Tempat Wisata di Mojokerto
Alun-Alun Mojokerto
Penutup dari perjalanan sehari saya dalam mengunjungi beberapa Tempat Wisata di Mojokerto ini adalah, saya menunggu keberangkatan kereta hampir satu jam di dalam Stasiun Mojokerto, lalu masih harus menempuh perjalanan lagi selama 3 jam di dalam kereta, yang mana mengharuskan saya sampai rumah pukul 11malam. Pelengkap kebahagiaan hari itu buat single fighter seperti saya ketika adik lelaki saya mengirimkan pesan menanyai saya ingin dijemput atau tidak, meskipun saya bilang tidak, tetapi saya menghargai usahanya untuk menjaga kakaknya yang harus pulang malam. Dan Hmmmmm, Terimakasih banyak untuk orang-orang yang selalu mencintaiku, mempercayaiku, dan menjagaku sejauh ini, Ibu, Bapak dan Adik Lelakiku. Tanpa Kalian Aku Bukan Siapa-Siapa.
.
.
.
Sejauh apapun langkah kakimu pergi, jangan lupa bawa sampahmu kembali.!
Bagaimanapun juga lingkunganpun ingin disayangi..
Supaya anak cucu kita bisa ikut menikmati..
Keep Traveling dan Mari Sayangi Lingkungan!

2 komentar

Mantap Wisata Religi anda. Bisa jadi Pemanduq nanti.


EmoticonEmoticon