Sabtu, 03 Maret 2018

Uniknya Negeri Dongeng, Wisata Hits Kota Blitar

Wisata Negeri Dongeng
Wisata Negeri Dongeng
Tanggal 16 Februari kemarin menjadi hari libur umum karena bertepatan dengan Tahun baru Imlek. Sebenarnya saya nggak ada rencana mau piknik ke Kota Blitar sih. Tetapi tiba-tiba sore hari sebelum hari libur, sodara perempuan saya menghubungi saya menawarkan supaya ikut survey tempat rekreasi untuk anak-anak di Blitar. Duh, siapa yang nggak mau kalau diajakin piknik. Apalagi saya dengan jiwa “dolan” yang masih menggebu-gebu. Hahaha. Rencana keberangkatan dadakan kita kemarin ditempuh menggunakan transportasi Kereta Api. Jadi pembelian tiket kereta apinya pun juga dadakan, atau istilahnya “Go Show”. Saya pikir pembelian tiket Kereta Api secara Go Show  harus melalui prosedur pembelian tiket seperti pada umumnya. Ternyata pemikiran saya salah. Kita tidak perlu menggunakan kartu identitas untuk mendapatkan tiket kereta api go show, namun kekurangan dari sistem pembelian tiket secara Go Show ini adalah tempat duduk yang tidak bisa berurutan, jadinya antara satu dan yang lain mendapat tempat duduk terpencar meskipun masih satu gerbong. Akhirnya setelah mendapatkan tiket dan melakukan pengecekan tiket oleh petugas stasiun, kita pun menunggu kedatangan kereta di area bagian dalam. Tidak berlangsung lama dalam penantian, kereta apinya datang, kebetulan hari itu saya mengajak keponakan yang memang punya satu cita-cita naik kereta api. Alhasil, ketika masuk gerbong kereta api dia terlihat senang minta ampun. Selagi masih jalan mencari tempat duduk saja dia sudah bilang "kapan-kapan ajakin naik kereta api lagi ya tee", hahahaa, saya ketawa kecil, bisa-bisanya dia sudah ngajakin naik lagi, padahal kereta saja belum berangkat.
Tidak terasa, perjalanan naik kereta api ke Kota Blitar sangat cepat. Sekitar kurang lebih  satu jam, kereta api sudah berhenti di Stasiun Blitar. Kita semua turun, lalu kita menuju Alun-Alun Blitar yang jaraknya tidak jauh dari Stasiun Kota. Cukup ditempuh dengan jalan kaki selama 10menit, kita sudah sampai di Alun-Alun Kota Blitar. Alun-Alun Kota Blitar ini menurut saya lumayan luas, tetapi yang saya sayangkan kenapa terasa begitu gersang dan panas. Sebenarnya ada sih beberapa tanaman pohon besar yang tumbuh dipinggiran Alun-Alun, tetapi pohon-pohon besar itu masih belum cukup membuat kesejukan Alun-Alun terasa bagi para pengunjung. Jadi kita bingung mau istirahat dimana. Dan yang paling konyol lagi, rawan sekali kejatuhan tai burung dari atas pohon, duh semakin menambah ketidaknyamanan kita untuk berlama-lama ada disana. Namun, terlepas dari kegersangan itu, di Alun-Alun yang sebelah utara terdapat balai yang bisa digunakan untuk berteduh dan beristirahat. Di dekat balai itu juga terdapat warung kaki lima yang berderat rapi dan terkondisikan. Berbagai menu ditawarkan dari setiap warung kaki lima itu, tergantung selera makan kita ingin memilih apa.
Wisata Negeri Dongeng
jalan kaki menuju alun-alun

Kenampakan Alun-Alun Blitar dari sisi timur
Yang pasti Alun-Alun Kota Blitar bukanlah tujuan kita berkunjung ke Blitar. Setelah menunaikan sholat dhuhur, kita berangkat menuju satu tempat wisata yang sedang booming-boomingnya di Kota Blitar. Namanya Negeri Dongeng. Lokasinya terletak di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Bisa kok rutenya dilihat melalui GPS. Untuk perjalanan menuju wisata negeri dongeng ini, memakan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota. Di Kota Blitar sudah tersedia layanan jasa ojek online yang bisa kita pesan dengan mengakses aplikasi, tentunya akan memudahkan kita bagi wisatawan yang memutuskan untuk naik transportasi umum. Pada awal masuk saya masih belum ngeh bagaimana konsep wisata dari Negeri Dongeng ini. Karena setelah membeli tiket kita akan melewati perkebunan belimbing yang didesain sedemikian rupa dengan beberapa tempat duduk dan hammock yang bergelantungan diantara 2 pohon belimbing semakin menambah kenyamanan sambil menikmati kesejukan dibawah pohon belimbing. Tiket masuk wisata ini seharga 7500rupiah per-orang berlaku untuk hari Senin-Jum'at, Sedangkan Hari Sabtu Minggu dan hari libur lainnya, tiket masuk seharga 10ribu rupiah per-orang. Ada juga tiket masuk yang berupa paket wisata seharga 25ribu untuk bisa masuk ke dalam wisata negeri dongeng dengan tambahan menikmati Wahana Sepeda Gantung dan Sajadah Terbang milik Aladin. Harga tiket yang tidak terlalu mahal sih menurut saya. Puas menikmati jalan-jalan di kebun belimbing, kita lanjutkan penelusuran lagi. Nah, disebelah kiri nanti terdapat suatu lokasi bermain anak-anak, disana disediakan beberapa mainan yang pastinya bisa melengkapi kebahagiaan anak-anak.
Wisata Negeri Dongeng
Kebun Belimbingnya
Wisata Negeri Dongeng
Cafetaria Wisata Negeri Dongeng
Bukan itu sebenarnya yang menjadi ciri khas Wisata Negeri Dongeng ini, akhirnya saya baru benar-benar ngeh bagaimana konsepnya setelah memasuki yang bagian dalam. Di wisata Negeri Dongeng ini terdapat miniatur Landmark Keajaiban Dunia yang sering kita lihat di gambar dalam pembelajaran sekolah, miniatur landmark itulah yang nantinya menjadi wahana foto bagi para pengunjung.
Tidak cukup miniatur Landmark Keajaiban Dunia itu, Imaginasi dari Wisata Negeri Dongeng juga dilengkapi dengan adanya beberapa rumah Hobbit, Patung Princess, Patung Duyung, serta Tempat Terapi Kaki dengan ikan kecil kecil GRATIS. Disana juga sudah terdapat cafetaria yang menyedikanan berbagai menu lengkap, serta di desain unik dengan menggelantungkan payung berwarna-warni.
Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng


Wisata Negeri Dongeng


Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng
Tempat bersantai dan terapi kaki dengan ikan kecil
Yaaa saya rasa wisata negeri dongeng yang umurnya masih bayi ini cukup bisa bersaing dengan tempat tempat wisata lain lah, melihat usaha pengelolanya mendesain Wisata Negeri Dongeng Sebagus itu. Yang saya dengar harapan pengelolanya memang ingin Wisata Negeri Dongeng menjadi Wisata Icont Kota Blitar. Dengan ide-ide yang kreatif, konsisten, penataan yang bagus, serta perawatan/kebersihan yang selalu diperhatikan pasti akan menarik banyak pengunjung untuk datang.
Karena sudah puas menikmati wahana dan berswa foto di Wisata Negeri Dongeng, kitapun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju destinasi kedua. Tunggu cerita perjalanan saya di Kota Blitar selanjutnya.!


EmoticonEmoticon