Blog Tri Wahyuni

Tentang Tapak Kecil Pejalan Kehidupan..

Seremoni (ULTAH) sebagai Muhasabah Diri

Seremoni ULTAH Sebagai Muhasabah diri
Alhamdullillah :)
Tidak menolak dan tidak juga membenarkan atas adanya fatwa yang melarang perayaan ulang tahun, dan satu sisi ada pula yang memperbolehkannya karena dianggap sebagai moment berkumpul, reuni, silaturahim, moment renungan, dan intropeksi diri (Muhasabah Diri). Ini adalah tahun yang penuh kejutan dari orang-orang disekelilingku dari banyak tahun selama aku menghirup udara di bumi ini, kejutan sebagai peringatan Hari Menetasku yang jatuh tepat pada tanggal 22 Maret kemarin. Kalau boleh jujur, bahagia ini begitu luar biasa karena kejutan itu menegaskan bahwa ternyata ada banyak orang yang memperdulikanku. Tetapi di sisi lain, sedih yang luar biasa juga menyelimuti hatiku, bagaimana tidak? Bertambahnya satu tahun usiaku, justru berkurang pula kontrakku 1 periode di bumi ini. Sedangkan aku belum banyak berbuat apa-apa yang bermanfaat bagi orang-orang sekitarku, malah semakin banyak dosa yang aku pupuk selama ini. Terlepas dari semua hal itu, tidaklah penting jika kita terlalu menimbang-nimbang seberapa banyak kebaikan yang sudah kita tebarkan. Yang terpenting adalah berbuat baik dulu. Dan urusan penilaiannya kita serahkan kepada yang Di Atas (Alloh SWT).
Lalu, ceritaku berawal dari kejutan pertama yang dilakukan oleh Adikku DKK (Minggu, 19-Maret-2017), kejutan ini sebenarnya sudah bisa aku prediksi sebelumnya (mantan detektif) hihihi. Tetapi biar surprise-nya mengena aku pura-pura ngikut alur mereka. Sore hari sekitar jam 16.30  Aku di bawa oleh mereka ke Pantai Gemah (Pantai di Kecamatan Besuki yang akhir-akhir ini lagi booming), mereka bawa kue segala, dan yang paling konyol yaitu kuenya aku sendiri yang bawa. Duh mamak, kejutan macam apa ini (pura-pura kaget) ini mah namanya bukan lagi kejutan bangettttt, masa yang bawa kue nya yang mau di kasih kejutan hahahaa.. Tetapi bagaimanapun itu, aku salut sama kalian kalian yang sudah sepeduli ini sama aku. Terutama untuk kamu adik-ku (Putri) yang sangat aku sayangi, calon adik iparku (Ilham), dan sahabatku (Mas David) yang super baik. Moment ultah kali ini, sekalian digunakan sebagai moment maaf-maafan antara aku dan adikku (sempat terjadi konflik sebelumnya yang begitu memanas), sambil menangis terharu seperti di film-film (efek korban sinetron), lalu kami berpelukan.
anggap saja ini adalah moment tiup lilin :D
kue untuk kesayangan kakak
berpelukan, saling memaafkan, moment yang paling mengharukan..
dapat sesuatu dari adik dan *calon adik ipar* hihihi
Kemudian kejutan kedua (Selasa, 21-Maret-2017) disusul oleh kedua sahabatku (Nova, Andrik) yang begitu super duper “Nganyelne”, mereka berhasil bikin aku kecewa dan menangis (walaupun personilnya kurang satu si Fuad, tapi mereka berdua sudah keren aktingnya) hehehe. Tidak bisa di diskripsikan sudah bagaimana jalan ceritanya pada moment ini, intinya kalian berdua keren banget, terimakasih banyak sudah sepeduli ini sama aku. Kalian-kalian sahabat terbaik ku.
sahabat yang begitu luar biasa..
Tepat pada hari H (22-Maret-2017), hari yang aku tunggu-tunggu, hari yang membahagiakan tetapi juga mengkhawatirkan. di hari itu banyak Do’a yang aku semogakan dan yang paling penting adalah semoga aku selalu bisa memberi yang terbaik untuk orang-orang di sekelilingku. Aamiin.
Wajah wajah jeleg, pulang ngampus dapat surprize dari "Bocahku"
Bocahku yang tiap hari bikin gemes (tapi sayang ada yang tidak datang) :(
Dan sesuatu yang paling mengejutkan diantara semuanya adalah ketika aku mendapatkan ucapan ulang tahun dari kedua adik-ku. Ucapan itu berisi pernyataan yang sangat membuatku terharu, sekaligus bangga terhadap diriku sendiri (yang tidak pernah aku sadari selama ini). Mereka mengatakan bahwa aku adalah 'Kakak yang Baik', tanpa mereka sadari bahwa merekalah yang menjadikan aku 'Kakak yang Baik'. Kecenderungan karakterku yang begitu tempramental, penuh kekasaran dan kekerasan selalu mendominasi ketika aku tidak menyukai hal yang dilakukan oleh adik-adikku, tetapi dibalik semua yang aku lakukan itu semata-mata karena aku menyayangi mereka. Terimakasih sudah memberiku Label 'Kakak yang Baik'.

Keponakan yang Menjadi Adik lelaki Satu-satunya
Adik Perempuan satu2nya..
Pada hari itu aku panjatkan rasa syukur kepada Alloh atas hadiah yg luar biasanya tidak terkira, yaitu :
  1. Orang tua yg selalu ada, selalu mengerti, dan yg begitu hebat dalam mensuport aku..
  2. Kakak-kakak ku yg selama ini membawa inspirasi tersendiri dalam sisi lainku..
  3. Adik-adik ku yg membuatku selalu bahagia, merasa disayangi dan membuatku menjalankan peran sbagai kakak sebaik mungkin..
  4. Sodara Sodaraku yg sudah banyak mengisi hidupku..
  5. Sahabat-sahabat yg tdk lelah memberi motivasi utk saling berbagi..
  6. Teman-teman yg baik (Teman kerja, Teman Kuliah, Teman Bermain) yang tiada henti menebar dan mengajak dlm hal2 baik..
  7. Anak-anak didik ku yg bikin aku gemes dan membuat hidupku penuh warna dan rasa..
  8. Para Mantan yang sudah menemukan kebahagiaannya masing2 (aku turut bahagia)..
  9. Calon jodohku yg sudah tertulis di lauh mahfudz (sebut namaku disujud raka'at terakhir dlm sholatmu)..
Alhamdullillah, kalian ada dan membuat hidupku lebih sempurna..

Baca juga:

1 komentar

avatar

Selamat n Sukses ... Setiap waktu n setiap detikpun pasti ada momentum yang sangat luar biasa... tetap besyukur n menikmati hidup merupakan kunci keikhlasan pada Sang Pencipta.

Balas delete



Emoticon