Sabtu, 21 April 2018

Kisah Inspiratif Perempuan Hebat

21 April selalu menjadi hari fenomenal di Indonesia, karena tepat pada hari itu diperingati oleh masyarakat Indonesia sebagai Hari Kartini. Kartini merupakan sosok pejuang kaum perempuan yang terbukti dengan perjuangannya mampu memangkas tali batasan antara laki-laki dan perempuan dalam memperoleh pendidikan. Tidak heran apabila banyak sekali bentuk apresiasi yang kita temukan sebagai cara menghargai perjuangan yang telah dilakukan oleh Kartini. Seiring perkembangan jaman, kini emansipasi wanita benar-benar telah menjadi bekal untuk mewujudkan setiap cita-cita yang dimiliki oleh perempuan tanpa takut dengan perbedaan gender. Perempuan tidak boleh membatasi diri, itu makna yang saya tangkap dari kesetaraan gender yang diutarakan oleh Kartini dan menjadi pegangan perempuan hingga masa kini. Tidak membatasi diri tentunya tetap harus tahu diri secara kodrati. Semua hak bisa diperoleh perempuan, seperti seorang laki-laki memperoleh haknya. Namun disisi lain, kekuatan fisik dan fungsi fisiologis tubuh bisa menjadi salah satu faktor pertimbangan kita sebagai perempuan untuk mengukur batas kemampuan.

Melihat begitu besar antusias para masyarakat Indonesia dalam memperingati Hari Kartini,  menurut saya peringatan saja tidak akan cukup untuk meneruskan perjuangan yang dilakukan oleh beliau dalam membela kaum perempuan. Hari ini, khususnya untuk perempuan Indonesia, bisa menjadi moment yang tepat untuk berefleksi diri supaya menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab lagi. Tentunya berkaitan dengan hal itu, saya menyuguhkan satu artikel yang berisi tentang kisah inspiratif dari perempuan hebat di berbagai belahan dunia yang berjuang meraih kesuksesan tanpa melalaikan kodratnya sebagai seorang perempuan. Bisalah kita jadikan referensi agar kita lebih termotivasi dalam mewujudkan cita-cita. Apalagi kita sekarang dihadapkan pada jaman canggih yang segala sesuatunya serba teknologi, mau tidak mau menuntut seorang perempuan kudu melek teknologi. Dengan catatan harus tetap tahu diri.

Siapa saja para tokoh wanita hebat di dunia yang bisa dijadikan inspirasi juga? Yuk kita baca bersama:
  1. Dewi Sartika. Masih belajar dari perjuangan perempuan dalam Negeri, selain Raden Ajeng Kartini Indonesia juga memiliki satu sosok perempuan pejuang pendidikan lagi. Dia adalah Dewi Sartika. Ketika itu pendidikan bagi kaum perempuan masih dianggap tabu. Kaum perempuan seakan menjadi golongan nomor dua untuk mengenyam pendidikan. Karena itulah Dewi Sartika berjuang untuk mengembalikan hak-hak kaum perempuan guna mengenyam pendidikan. Perjuangannya memang meletihkan. Ada banyak aral dan rintangan yang datang menghadang. Namun, dengan keteguhan komitmennya Dewi Sartika terus berjuang mewujudkan pendidikan untuk kaum perempuan. Salah satu bentuk perjuangan Dewi Sartika kala itu ialah berhasil mendirikan sekolah untuk kaum perempuan, Sekolah yang diberi nama Sakola Istri (Sekolah Perempuan). Dewi Sartika membuktikan pada dunia bahwa perempuan juga mampu menguasai keahlian dan ilmu pengetahuan. Ia terus mengembangkan gagasan-gagasan pendidikannya untuk membantu kaum perempuan keluar dari kerangkeng kebudayaan yang telah merenggut kemerdekaan mereka.
     
  2. Bunda Teresa. "Kami tidak pernah mendapatkan uang sepeserpun dari apa yang kamu lakukan. Kami hanya melakukan semua ini untuk Tuhan." Itulah salah satu jawaban Bunda Teresa saat ditanya ihwal motivasi dibalik gerakannya turun ke pemukiman kumuh untuk membantu mereka yang lemah. Banyak orang menyebut Bunda Teresa adalah pelopor sangat inspiratif bagi pejuang kemanusiaan. Ketika banyak orang berlomba-lomba terkadang ada yang menghalalkan segala cara - Bunda  Teresa justru memilih untuk terjun ke perkampungan kumuh nan miskin guna membantu dan hidup bersama mereka. Tanpa pamrih, Bunda Teresa terus bekerja untuk kemanusiaan. Bunda Teresa menjadi inspirasi bagi kaum perempuan yang ingin mengabdi pada kemanusiaan tanpa mengenal sekat identitas. Bunda Teresa pernah menjabat sebagai kepala sekolah, pelan-pelan ia menyadari bahwa ada banyak anak yang membutuhkan sentuhan lebih dibalik trotoar serta tembok-tembok kumuh itu. Ia pun semakin terpanggik untuk membantu mereka. Ada begitu banyak kemelaratan yang membutuhkan uluran tangannya.
  3. Benazir Bhutto. Ia adalah figur perempuan Pakistan dalam bidang politik. Ketegasan dan keberaniannya telah membuat dirinya menjadi sosok yang sangat diperhitungkan di Pakistan dan dunia Internasional. Ia berhasil menduduki posisi perdana menteri dan mampu melakukan berbagai terobosan untuk Pakistan serta membangun jaringan Internasional. Ia berhasil emndobrak kebuntuan budaya patriarki dan membuktikan pada dunia bahwa perempuan juga mampu melakukan perubahan. Maka, tak heran jika ia menjadi perempuan pertama yang memimpin negara muslim pada masa pascakolonial. bagi Benazir posisi antara laki-laki dan perempuan adalah sama. Keduanya sama-sama memiliki peran untuk menjaga keutuhan rumah tangga dan aktif di tengah masyarakat serta mengambil peran dalam jabatan pemerintahan. Laki-laki dan perempuan di hadapan Tuhan juga mempunyai kedudukan yang sama.
  4. Ellen Johnson Sirleaf. Ialah Tokoh perempuan inspiratif asal Afrika. Ia dianggap telah memberikan kontribusi besar mengakhiri perang bersaudara yang telah berlangsung sekitar tigas belas tahun. Ia bekerja keras untuk menyembuhkan trauma masyarakat yang baru mengakhiri perang. Cukup lama masyarakat Liberia terbelenggu dalam peperangan sehingga trauma masih terus menyelimuti meski perang telah usai. Ellen pun hadir dalam kehidupan mereka, mengatasi rasa trauma serta memberi motivasi kepada mereka untuk turut andil dalam dunia politik dan keluar dari luka lama akibat peperangan. Ia mampu memberi harapan dan membangkitkan semangat kaum perempuan. Ketika berhasil memberikan motivasi, terutama bagi kaum perempuan untuk terlibat dalam politik, Ellen melakukan terobosan guna memulihkan perekonomian rakyat. ia tidak memberikan ruang sama sekali bagi para koruptor. "Nol Toleransi Terhadap Korupsi".
  5. Eva Peron. Sosok perempuan yang sangat berpengaruh di Argentina. Bagi kaum miskin dan para pekerja, ia tak ubahnya sebagai Dewi Penyelamat. Ia pernah membangun Yayasan Eva Peron, sebuah yayasan yang secara  cuma-cuma membantu kaum miskin untuk dibuatkan rumah dan sekolah. ia adalah perempuan yang cukup getol memperjuangkan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan hak semua warga negara Argentina tanpa harus membeda-bedakan dari golongan mana ia berasal. ia juga merupakan sosok yang cukup berperan penting dalam pembentuka Partai Peronis Perempuan. Pengaruhnya di Argentina cukup besar. Meskipun masalalunya penuh dengan kontroversi, namun ia mampu melalui itu semua dengan baik. Ia telah menginspirasi banyak perempuan di Argentina khususnya dan dunia umumnya.
Bagaimana? Cukup memberikan inspirasi bukan? Atau bahkan sangat menginspirasi kita untuk berani melangkah lebih maju tanpa harus takut terkungkung batasan antara laki-laki dan perempuan. Bisa kita bayangkan, dulu saja ketika dunia belum mengalami perkembangan IPTEK sepesat sekarang, perempuan-perempuan diatas mampu membuktikan perannya dengan melakukan suatu gebrakan untuk mewujudkan menjadi perempuan hebat yang membawa manfaat. Lalu bagaimana dengan kita yang telah menyandang gelar sebagai perempuan masa kini? 

Kamis, 19 April 2018

Mencintai lalu Menikah, atau Menikah lalu Mencintai? (Catatan Isi Hati Penulis)

Mencintai lalu Menikah, atau Menikah lalu Mencintai
Beberapa hari yang lalu saya terlibat percakapan dengan kakak sulung saya melalui aplikasi chating whatsapp. Topik yang kita bahas bertajuk tentang perasaan cinta dalam suatu hubungan, mencintai lalu menikah atau menikah lalu mencintai?(berat, lebih berat dari rindu Dilan, kamu nggak akan kuat, biar aku saja). Sebenarnya saya sih yang memulai mengirimkan umpan pertanyaan ke kakak saya yang notabene nya dia adalah seorang lelaki urakan dan apatis (hampir mirip-mirip gitu sama adiknya) terhadap cinta-cintaan, hihihi. Meski dia urakan, dia tetap menjadi figur panutan buat saya, membawa inspirasi tersendiri selama saya bernafas diatas muka bumi ini, yang tentunya hanya saya ambil sisi positif dari perjalanan hidup yang dia tempuh. Nah, umpan pertanyaan saya itu kalau dipikir-pikir sih emang unik bin lucu, secara mungkin mayoritas orang akan memiliki jawaban yang sama juga dengan jawaban kakakk saya jika dilempari pertanyaan konyol itu, bahkan saya rasa anak kelas TK aja bakal jawab kayak gitu, hehe. Meskipun pada akhirnya saya harus legowo karena mendapat jawaban dari kakak yang bertolak belakang dengan pemikiran dan yang saya harapkan. Sambil pegang dada, ngrasain pedihnya jawaban kakak yang menghujam hati.

Gini nih pertanyaan saya: "Mas, orang menikah itu apa harus cinta dulu ke orang yang akan dinikahi.?" (Inspirasi pertanyaan ini saya peroleh ketika beberapa bulan lalu lamanya saya mempunyai kenalan seorang temen yang bisa dibilang sangat baik dan dia tertarik mengajak saya menjalin hubungan serius, tetapi sayang, kadar rasa suka saya kepada dia itu tipis banget. Orangnya sih baik, nggak neko-neko, dan banyak banget point plus-nya daripada point minus-nya. Lalu apa yang bikin kamu nggak suka padahal tuh orang udah banyak point plus-nya? Nah, pinter amat ini orang sampai tanya ke sini segala. Hahahaa. Nggak tau yaa, kalau dipikir-pikir sih dia emang calon imam yang baik kayaknya. Tetapi ada suatu hal gitu yang bikin saya nggak suka ke dia. Padahal selama ini saya lebih mengandalkan logika daripada perasaan saya untuk menentukan pendamping. Kalau di pikir secara logika sih, emang dia pantas banget yes mendapat julukan calon imam yang baik. Lantas apa? Bilang dong kenapa kamu nggak suka.! Yaaaaa ini yang bikin saya nggak 'ngeh' dan nggak ngerti. Kerap kali saya ngecewain dia karena kelabilan sikap saya yang terkesan maju mundur. Hehehe. Antara logika dan perasaan yang perang mulu bikin saya sangat sulit membuat keputusan pasti. Antara ingin dan tidak suka/tidak cinta. Tetapi banyak tidak sukanya deh kayakanya, yang kemudian membuat saya lebih sering menampakkan sikap cuek dan tidak peduli. Jadilah ini inspirasi saya membuat pertanyaan konyol yang kemudian saya lemparkan ke kakak saya. Padahal kalau di nilai sih, antara kakak saya dan orang itu punya sikap yang sangat berbanding terbalik. Antara Bad Guy and Good Guy. Hahahaa)

Mau tau nggak gimana jawaban kakak saya? Jawabannya singkat, jelas, padat dan pedas pisan. Sampai ingin ku berkata KASAR, namun tak sanggup mengungkapkannya. Hihi.
Jawabannya gini: "Kamu itu tanya apa? Kok aneh.!", >  Aku jawab: "Nggak paham to sama pertanyaanku?", >  Dia: "Paham sih paham, tapi pertanyaanmu iku nggak masuk akal.", >  Saya diam terus menjawab: "Apanya yang nggak masuk akal? Namanya juga orang tanya. Cepetan Jawab.!",, >  Dia: "Yang jelas orang menikah itu ya karena cinta.!",, >  Saya: "Harus gitu ya? Kalau nggak cinta apa nggak boleh nikah.?",  > Dia: "Dih.. Lama-lama aneh juga ya kamu.!". 
Oke diskusi selesai, anggap saja saya sudah mendapat jawaban yang sesuai dengan harapan saya, iyain aja biar kakak sulung saya seneng. Meskipun sebenarnya saya agak kecewa sih. Tentunya jika jawaban kakak saya sesuai harapan dan pemikiran saya, itu akan memberikan sedikit dukungan kepada saya untuk memberanikan diri mengambil satu langkah lebih maju.

Ini bentuk penyangkalan saya terhadap jawaban kakak saya yang mengharuskan untuk mencintai lalu menikah. (Kenapa nggak bilang langsung ke kakak kamu? Yaaa karena saya dan kakak itu sama-sama bersifat keras dan mudah emosi meskipun lebih parah si kakak, untuk itu saya lebih memilih mengalah aja, hehee. Daripada nanti kita berantem hanya gegara pertanyaan konyol kayak gitu). 

Jadi gini, menurut saya perasaan cinta itu bukan syarat mutlak untuk menjalin pernikahan (lalu kenapa kamu tidak memantapkan hatimu untuk mengiyakan dia yang menurutmu baik meskipun tidak kamu cintai? Tidak hanya sebatas itu saja alasannya untuk mengiyakan. Kalau dia baik buat aku, pastinya aku juga harus baik buat dia dong, dan aku belum mempunyai feel bahwa aku baik untuk dia. Lagi lagi alasan klasik ini muncul dariku).

Bener nggak penyangkalan saya? Kalau mencintai itu bukan syarat mutlak untuk memutuskan menikah? Banyak dari orang tua kita dulu yang memutuskan menikah meskipun belum didasari oleh rasa cinta itu, dan kenyataannya mereka bisa hidup bersama, menjalani masa sulit berdua, menikmati kebahagiaan, saling mengerti hingga pernikahan merekapun bisa langgeng. Apa karena sekarang sudah berubah menjadi jaman maju, membuat kita berpikiran jauh jauh jauh lebih maju lagi soal cinta tanpa belajar dari pengalaman hubungan orang tua kita? CINTA. Cinta adalah sebuah proses, kita bisa menumbuhkannya seiring berjalannya waktu ketika sudah hidup bersama (belajar dari orang tua saya). Saling mencintai bukanlah syarat mutlak sebuah keluarga dibentuk. Tidak ada jaminan bahwa "saling mencintai" sebelum pernikahan akan membuat sebuah keluarga menjadi langgeng (belajar dari kakak sulung saya yang mengatasnamakan cinta dalam menjalin pernikahan). Dan tidak ada jaminan juga bahwa tanpa adanya cinta sebelum pernikahan, akan membuat keluarga yang dibentuk menjadi tidak langgeng. Karena munculnya konflik-konflik dalam sebuah keluarga hanyalah sebagai akibat dari belum adanya saling mengenal secara mendalam. Dan menurut saya cinta sebelum ada ikatan pernikahan itu sebenarnya lebih bersifat emosional, sehingga banyak pasangan yang awalnya begitu membara cintanya kemudian menjadi padam setelah menikah. Jadi keberhasilan membina rumah tangga lebih banyak bergantung pada faktor bisa tidaknya sepasang suami istri saling menyesuaikan diri satu sama lain, dengan mengutamakan akhlakul kharimah dan masing-masing dari keduanya tahu serta bertanggung jawab akan hak dan kewajibannya.

Bagaimana pendapat kalian mengenai cinta dan pernikahan? Bagaimanapun itu, kita harus bijak dalam menanggapi pendapat masing-masing orang yes. Tidak bisa kita memaksakan apa yang menjadi pendapat kita untuk di sepakati orang lain. Mencintai lalu menikah, atau menikah lalu mencintai, keduanya merupakan suatu proses, dan hasil yang sempurna tentunya melewati proses yang baik  dan tidak mudah. Sooo, memilih berproses dari Mencintai lalu Menikah, atau Menikah lalu Mencintai adalah hak masing-masing orang, yang penting harus bertanggung jawab dari pilihan tersebut. Okee.

Minggu, 15 April 2018

11 Pernyataan Gaya Pacaran Jaman Dulu, Sukses Bikin Ngakak dan Nostalgia.

Gaya Pacaran Jaman Dulu
Seiring perkembangan jaman yang sudah melesat pesat, membawa dampak dalam beberapa hal termasuk gaya hidup. Gaya hidup yang serba wow sekarang bukanlah suatu hal yang dipandang mengherankan lagi dan hal ini pastinya berbanding terbalik dengan gaya hidup pada beberapa tahun yang lalu. Adanya hal hal tersebut membuat munculnya istilah yang begitu menggelitik untuk menyebutkan kehidupan anak di jaman sekarang, yaaa kids jaman now. Siapa yang tidak mengenal istilah itu di jaman yang serba milenial seperti ini.? Hahaha. Seolah-olah sebutan itu sudah sangat mengindikasikan bagaimana tingkah laku anak-anak yang sedang menikmati mudahnya fasilitas yang diberikan oleh jaman milenial. Berbeda dengan anak jaman dahulu kala. Untuk mendapatkan kemudahan berkomunikasi saja tidak semua anak memiliki Handphone (HP). Seperti saya sendiri kala itu saya memiliki HP ketika sudah kelas XI SMA. Bayangkan dan bandingkan dengan anak jamn sekarang dimana anak yang masih baru lahir saja sudah mengerti bagaimana caranya memainkan youtube, hihihii kidding.
Dan kali ini saya mau mengajak kalian kakak-kakak era 90-an dan dedek-dedek gemes jaman now untuk bernostalgia tentang lucunya tingkah si anak jaman old (anak jaman dahulu kala, ketika Indonesia belom dijajah oleh canggihnya teknologi) yang sudah mempunyai pacar ataupun gebetan. Eitss, tapi jangan tanya begini ke saya yes: "Emang mimin dulu punya pacar kok pake acara mau nostalgia segala?" Plisss jangan tanya, jangan tanya, karena kalian pasti sudah tahu jawabannya. Jelaslah si mimin nggak punya pacar, kan motto mimin jomblo sampai halal. Hihihii. Alah alibi luu min, bilang aje nggak laku. Jlebbbbbb, mimin masuk empang lele nih.
Berhubung saya agak risih-risih gimana gitu lihat kelakuan anak jaman now yang sedang dilanda mabuknya cinta dan gaya pacaran yang dilakukannya, inih mimin kasih referensi ke kalian bagaimana sih gaya pacaran anak jaman old yang meskipun begitu bikin awet dan ngakak habis kalau di ingat ingat. Hehehe. Buat adek-adek yang sudah berani pacaran, mimin sih nggak nyalahin atau nglarang yes. Tetapi ayolah lebih cerdas lagi. Ehmmm coba pikir-pikir lagi deh, pacaran itu nggak ada untungnya, malah banyak ruginya loh. Udah rugi tenaga, rugi waktu, rugi uang lagi. Yaaa kali kalau bisa cari uang sendiri, pasti dedek-dedek gemes ini masih tergantung sama orang tua kan. Apalagi pake gaya pacaran yang kelewat batas, jijay dan kurang suka banget! Duhhhh kenapa saya jadi nglantur sampai sini segala. Hehehe. Sedikit selingan aje, biar dedek-dedek gemes bisa buka mata dan jaga diri dengan baik.
 Wooiii kakak-kakak jaman old masih mau nostalgia nggak? Dijamin bikin kalian ngakak abis. Yukk marii kita ketawa ketiwi berjamaah. Sambil mengingat mantan. Ehhh kok mantan, apaan sih. Maksudnya mengingat gaya pacaran kita jaman dulu. Hahaha. Cekidot:

  1. Mimin taruh paling atas ini model pacaran anak jaman dulu yang labil abis, hahahahaa. Hayyooo ngaku loo siapa yang pernah kayak gini? 
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  2. Keingat nggak waktu lagi booming-boomingnya photobox? Yaa walaupun saya nggak pernah nyoba photobox sama gebetan, tapi saya pernah lihat temen photobox sama cowoknya kok. Nyesek ya saya. Hihi. Udah jomblo aje sejak lahir. Nah, photobox ini juga masuk langganan gaya pacaran jaman dulu. Tu kan, yang pernah photo bareng mantan, eh pacar, senyum senyum sendiri.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  3. Gaya pacaran jaman dulu yang ketiga ini sepertinya banyak dilakuin anak jaman dulu. Dan mimin jadi salah satu orang yang pernah nglakuin. Eh, tadi katanya mimin jomblo. Jomblo sih jomblo, gebetan tetap punya kan. Hahahaha Ketawa jahat. Musim telpon gratisan. Kalau sekarang gimana?
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  4. Bayangin deh gaya pacaran jaman dulu yang keempat ini, bisa ngakak guling-guling kalau kebayang. Demi apaa sampe nglakuin kayak gini juga? Siap hayoo pelakunya? Sini angkat tangan.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  5. Ehmmm, kali ini adakah yang ketawa nggak jelas? Atau pilih pura-pura amnesia aje? Siapa yang telponnya pake bisik-bisk dibawah bantal? Malam-malam, ketika semua anggota keluarga sudah tidur? Kelakuan siapa? (Kayaknya mimin juga masuk ke point ini, hihi)
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  6. Parah gila kalau yang ini mah. Sumpah bukan saya, bukan (Bukan salah maksudnya, haha). Mana suaranya yang punya kelakuan waktu pacaran jaman dulu kayak gini? Sakit loo ndro, masak pacar sendiri di kerjain. Haha.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  7. Debat cuma gara-gara siapa yang harus matiin telpon. Pernah? Sempurna sudah hidup kita kalau pernah nglakuin itu, karena apa? Karena kita sudah melalui masa remaja dengan benar. Benar-benar tidak jelas maksudnya. Haha.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  8. Ini dia gaya pacaran golongan tua yang paling konyol dan tentunya memicu banyak kontroversi. Udah nggak usah dibayangkan. Bikin ketawa-ketawa nyesek. Kok tau? Ya tau lah, secara kan mimin pernah......................, ehmmm pernah denger cerita dari teman. Hehe.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  9. Dan percaya nggak, kalau kali ini mimin bener-bener pernah nglakuin. Hampir mirip-mirip kayak orang kurang waras gitu (Berharap diwarasin sama si doi, hihi). Udah ngerti kalau arah rumah si doi itu bikin mimin harus muter dan menempuh jarak+waktu yang berlebih, eee malah tetep di lakuin. Demi apa coba? Demii apa bilang.! Haha. Ada jugakah yang kayak gini? Survey rumah gebetan?
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  10. Masuk point ini ada yang mau ngakuin nggak gaya pacaran jaman dulu yang lebay nya udah kayak sinetron di tivi?  Kan lucu-lucu ngeselin gitu kalau di inget. Setidaknya kita punya kenangan yang bisa bikin ketawa sendiri. Hahaha. Dan sampai sekarang pun kayaknya buku mimin masih ada deh yang penuh ukiran nama gebetan. Uhuk Uhuk, keselek leptop.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu
  11. Nah loh, awal-awalnya jadian mesti bahagia-bahagianya. Jangankan sampe bisa pegangan tangan. Bisa lihat senyumnya aja bahagianya nauzubillah sampai nggak bisa tidur malemnya, dan besok muka kusut plus muncul mata panda. Kasian. Ehmmm BTW inget nggak siapa yang pegang tangan loe pertama kali? Udah lah, nggak usah diinget inget, gegara inget setitik ntar rusak mope-on sebelangga lagi, Hahaha.
    Gaya Pacaran Jaman Dulu

Gimana? Bisa bikin kalian nostalgia nggak. Kalau saya mah jangan ditanya lagi. Saya sudah ketawa-ketawa nggak jelas sambil ngetik gaya pacaran jaman dulu ini. Ketawa bukan karena nostalgia dan pernah ngalamin (fiktif dan alibi mimin), tetapi karena mimin pikir kenapa kita dulu ogeb banget sampe segitunya sama gebetan. Hahaha. Lama-lama bisa gila beneran kalau dibaca terus-terusan, mengenang kejadian bukan berarti mengenang mantan yes. Mantan ya setan, eh mantan maksudnya, jadii biarlah tetap jadi mantan, dan kenangan tetaplah jadi kenangan. Menyakitkan atau menyenangkan tinggal mana yang pilih kalian kenang.!

Sabtu, 14 April 2018

Tips Merawat Wajah Berjerawat Menggunakan Produk Khusus

Merawat Wajah Berjerawat
Merawat Wajah Berjerawat - Hallo gaes.. Duh lama bener yaa saya nggak posting di blog ini, jangan bilang kalian kangen sama tulisan saya. Maklum aje, si mimin lagi kelimpungan nih sama tugas akhir dan parahnya nggak bisa saya selingkuhin sama si blog. Nyesekkk. Nah berhubung ini saya lagi nggak bisa tidur, mendadak saya punya ide brilian dan mau kasih Tips buat kalian para pembaca yang punya keluhan wajah berjerawat untuk merawat wajah berjerawat kalian. Eeeeee, berani beraninya ngasih tips buat merawat wajah berjerawat, emang mimin udah nyoba? Pastinya sudah dong shay. Mayoritas tulisan saya yang saya post di blog ini, saya tulis dengan ketulusan hati, pake bumbu cinta dan yaaa nyrempet-nyrempet gitu lah dari kehidupan saya. Hihihii. Terkecuali sama tulisan saya yang galau-galau, itu mah nggak masuk kategori nyrempet kehidupan saya (alibi luu min, heuheuheu).
Sebelumnya saya mau curhat dulu yes, jadi ceritanya gini, beberapa bulan lalu saya mengalami kondisi wajah yang lumayan bikin stres. Nah, ini nih bikin saya bertanya-tanya, Apa bener kalo stres itu bisa bikin wajah berjerawat, atau wajah berjerawat yang bisa bikin kita stress.? Viyuhhhh, 2 kalimat yang hampir serupa, tetapi memiliki sejuta makna yang berbeda, haha. Yaaa mengingat wajah saya dulu nggak pernah berjerawat, dan mendadak berjerawat pastinya bikin stres juga dong. Bayangin aja, wajah kalian yang sebelumnya mulus tanpa ada bintik apa-apa diwajah, lalu tiba-tiba jadi langganan jerawat bersarang. Bihhh, keselnya minta ampun. Dan saya rasa itu juga karena kesalahan saya yang berganti produk perawatan wajah. Lalu akhirnya, saya nekat nih untuk berhenti make itu produk, meskipun belum banyak yang saya pake dan harus saya ikhlasin buat saya kasihkan ke teman saya yang kebetulan pake itu produk (Jangan pikir saya baik yes, ini karena terpaksa, Catat: Terpaksa gegara nggak cocok di wajah saya). Sayapun kepikiran untuk mencoba suatu produk perawatan wajah berjerawat dari Wardah. Dan ini juga yang mau saya pesen ke ciwi-ciwi di luar sono, meskipun sekarang marak kamera jahat, tetapi apapun yang terjadi pada wajah kita wajib kita syukuri yess, maksudnya bersyukur itu misalnya wajah berjerawat yaa harus dirawat, jangan di edit. Hehehe, sorry sorry intermezzo, biar nggak tegang.
Yowis, sekarang kita mulai saja. Mau tau kan gimana pengaplikasian Merawat Wajah Berjerawat dari saya menggunakan produk wardah? Tenang, pastinya aman kok. Wajah saya sendiri lo ini yang jadi kelinci percobaan, hehe. Tapi nggak tau yaa kalau buat wajah kalian cocok atau nggak. Soalnya beda orang beda pula cara merespon wajah itu terhadap suatu produk perawatan wajah berjerawat.
Produk Perawatan Berjerawat dari Wardah itu di kenal dengan nama Acne Series Skin Care, yang didalamnya menawarkan 6 jenis produk perawatan wajah berjerawat yang memiliki fungsi berbeda-beda tetapi saling melengkapi. Apa saja sih produk-produk itu? Ini saya jabarkan satu-satu yes, Ada Acne Cleansing Gel, Acne Gentle Scrub, Pore Tightening Toner, Acne Perfecting Moisturizer Gel, Acne Treatment Gel, dan Acne Face Powder sebagai penyempurna. Tetapi tenang saja, kalian nggak harus beli sepaket itu produk wardah kok, kalian bisa membeli beberapa yang kalian kira cocok dengan kebutuhan wajah berjerawat kalian. Yaaa kayak saya gini, saya hanya memakai 4 produk dari 6 produk wardah untuk merawat wajah berjerawat itu. Agak menghemat budget sih, tapi kalau kalian punya budget lebih mending beli sepaket aja, biar perawatannya wajah berjerawat kalian maksimal. Selain memakai 4 produk perawatan wajah berjerawat dari wardah, saya juga memakai Cream Mild&Gentle dari Cussons baby dan Bedak Tabur Marcks Pink Rose untuk menemani saya beraktivitas sehari-hari (saya anti sama bedak padat karena akan memicu tumbuhnya jerawat secara berlebihan). Untuk lebih jelasnya bagaimana merawat wajah berjerawat dengan produk yang saya pakai, simak pemaparan saya berikut:
  1. Merawat Wajah Berjerawat dengan Acne Cleansing Gel : Acne Cleansing Gel ini digunakan untuk mencuci muka yang berfungsi membersihkan kotoran sekaligus sebagai oil control. Diformulasikan khusus untuk wajah berjerawat dengan tambahan zat anti-irritant dan keratolytic agent untuk mengangkat sel kulit mati dan mempercepat proses keringnya jerawat. Tekstur produk ini sangat lembut sekali, agak licin diwajah jika tidak dibilas dengan bersih dan yang saya suka baunya itu wangi tapi nggak menyengat. Untuk penggunaannya saya memakainya 5 kali dalam seminggu, setiap pagi dan malam ketika mau tidur. Karena keseringan cuci muka itu juga tidak baik yess, apalagi menggunakan sabun cuci muka. Jadinya cari aman saja lah. Harga produk perawatan wajah berjerawat dari wardah ini sekitar 22ribu, dan bisa dipakai satu bulan dan kadang lebih. Kurang hemat bagaimana sist?
    Tips Merawat Wajah Berjerawat
    Wujud si Acne Cleansing Gel dengan Tube Kemasan
  2. Merawat Wajah Berjerawat dengan Acne Gentle Scrub: Nah, Acne Gentle Scrub ini sodara kembarnya Acne Cleansing Gel, karna sama-sama digunakan buat cuci muka. Tapi bedanya dalam Acne Gentle Scrub mengandung scrub atau butiran-butiran yang agak kasar  sangat efektif membersihkan muka hingga ke bagian pori terdalam. Disertai dengan oil control untuk mengendalikan minyak, keratolytic agent  juga untuk memudarkan noda hitam di wajah. Meski scrubnya agak kasar tetapi lembut ketika digunakan dan tidak menimbulkan iritasi. Untuk pemakaiannya, saya menggunakan 2 kali dalam seminggu setiap pagi dan malam ketika mau tidur juga (saya memilih hari senin dan kamis untuk memakai produk ini, sedangkan hari lainnya saya menggunakan Acne Cleansing Gel itu). Produk ini juga memiliki harga ekonomis, sekitar 23ribu dan pemakaiannya mencapai 2bulan, hihihii, yaa maklum lah, penggunaannya saja cuma 2 kali dalam seminggu.
    Tips Merawat Wajah Berjerawat
    Acne Gentle Scrub Real Pict
  3. Merawat Wajah Berjerawat dengan Pore Tightening Toner: Pilihan produk wardah untuk merawat wajah berjerawat ketiga saya jatuh pada Pore Tightening Toner. Produk ini berbentuk cairan berwarna biru yang dingin banget ketika diaplikasikan ke wajah dan jangan tanya soal gimana bau produk ini, wanginya bikin seneng si pemakai, hihi. Nah, fungsinya adalah meringkas pori dan mengurangi kelebihan minyak. Dengan memakai produk ini, bikin wajah seger dan lembab, karena mengandung ekstrak Witch Hazel. Yang bikin ketertarikan saya pada produk sangat besar karena tidak mengandung alkohol sama sekali, jadi tidak bakal bikin wajah kalian kering. Untuk pemakaiannya saya gunakan setiap hari dengan waktu pakai pagi setelah mandi atau setelah cuci muka (kalau lagi males mandi) dan sebelum tidur setelah cuci muka juga. Berapa harganya? Yang pasti nggak jauh dari harga kedua produk diatas lah, sekitar 30ribuan.
    Tips Merawat Wajah Berjerawat
    Pore Tightening Toner Real Pict
  4. Merawat Wajah Berjerawat dengan Acne Perfecting Moisturizer Gel: Jreng Jreng, pilihan terakhir saya dari Acne Series Wardah ini jatuh kepada Acne Perfecting Moisturizer Gel. Gimana nggak milih ini coba, bayangkan saja dalam produk ini mengandung pelembab gel yang mencerahkan dan dilengkapi SPF 30. Cewek mana yang nggak tertarik sama cowok ganteng, tajir terus setia, ehhhh ngacooooo ngacooo, mimin ngaco, hahaa. Yaealah maksudnya kayak produk ini lo, udah melembabkan, mencerahkan, melindungi wajah dari paparan sinar matahari juga, siapa yang nggak jatuh cinta? Hellooo, saya masih waras kelles. Apalagi aktifitas saya yang lebih sering keluar rumah, jadinya kehadiran produk ini sangat menolong saya, hahaha. Untuk penggunaannya, saya gunakan setiap pagi setelah mandi/cuci muka, lalu memakai Pore Tightening Toner dan saya pakai deh produk ini. Teksturnya ringan banget, lembut diwajah, dan cepat meresap. Pokoknya ini cocok buat kalian yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah, kemasannya pun bersahabat dengan pouch make up kita kok, jadi bisa dibawa kemana-mana dan dipakai setelah wudhu misalnya. Harga produk ini sekitar 25ribu. Harga yang ekonomis banget, mengingat manfaat yang begitu lengkap untuk kebutuhan wajah kita.
    Tips Merawat Wajah Berjerawat
    Moisturizer gel dengan SPF 30 Real Pict
  5. Merawat Wajah Berjerawat dengan Bedak Tabur Marcks: Untuk perawatan wajah saya yang berjerawat ini, saya tidak mau asal pilih bedak. Meskipun dari wardah juga sudah disediakan bedak tabur khusus untuk merawat wajah berjerawat, tetapi saya lebih memilih bedak legend yang sudah ada sejak emak saya dulu dan sampai sekarang masih diproduksi. Saya suka banget sama tekstur kelembutan bedak marcks ini, ringan, wangi banget tapi nggak menyengat dan yang paling penting dari bedak ini memiliki kandungan anti bakteri yang cocok buat wajah berjerawat. Saya rekomendasikan bedak marcks ini karena menurut saya, bedak ini dapat mengurangi kilap, menyerap minyak berlebih diwajah, dan mudah meresap ke pori-pori karena teksturnya yang lembut. Tapi jangan tanya untuk ketahanan lamanya, bedak tabur jelas tidak memiliki ketahanan lama seperti bedak padat. Jadi kurang cocok bila difungsikan untuk make up ya. Bedak marck mempunyai berbagai varian jenis warna bedak, dan saya memilih pink rose sejak dulu sampai sekarang. Saya rasa itu pink rose cocok buat wajah saya yang putih kemerah-merahan. Jadi untuk pemilihan warna bedak, sesuaikan dengan warna kulit kalian yes, nggak lucu kalau bedaknya lebih putih dan lebih cerah dari kulitnya. Ntar disangka mak lampir lagi, Hihihi. Untuk pemakaiannya saya gunakan setelah memakai Acne Perfecting Moisturizer Gel, sedangkan harga bedak marcks ini hanya skitar 15ribuan dan sumpah awet banget, padahal pemakaiannya saya bagi dengan keponakan saya, tapi udah 2 bulan lebih nggak habis-habis.
    Tips Merawat Wajah Berjerawat
    Bedak tabur Marcks Pink Rose
  6. Merawat Wajah Berjerawat dengan Cream Mild&Gentle dari Cussons baby: Dan perawatan wajah berjerawat saya yang terakhir menggunakan Cream Mild&Gentle dari Cussons baby. Sudah tahu produk Cusson baby kan? Yaaaa ituu tuhh, yang digunakan untuk merawat bayi. Duh berasa kembali jadi bayi, iya bayi raksasa. Saya kutip dari web nya Cusson baby langsung yang menjelaskan kalau Mild & Gentle Baby Cream mengandung perpaduan Milk untuk menyehatkan dan Chamomile untuk membantu menenangkan dan memberikan kenyamanan pada kulit serta mudah diserap, sehingga kulit pun terasa lembab dan lentur. Dan bayangkan saja, kalau buat kulit bayi yang masih mulus, suci, terus sensitif aja aman pakai produk ini apalagi buat kulit wajah kita. Jadi saya berani pakai produk ini buat menunjang merawat wajah berjerawat saya. Mau tau kapan dan gimana pakainya? Bilang mau bareng-bareng dong, hihihi, mau mau mau sama kamu. Saya pakai cream ini setiap hari dan cuma malam hari saja sebelum tidur, nah jadi urutannya cuci muka dulu pake produk wardah diatas, kemudian pake Pore Tightening Toner dan cusss aplikasikan cream baby cusson ini ke wajah kita dengan rata. Meskipun rasanya agak perih-perih gimana gitu diwajah, tetapi nggak berangsur lama bikin wajah adem n lembut kok. Yang paling saya sukaa, bikin wajah kita makin kenyal dan pastinya sehat dong. Iyaaa kayak kulitnya Bayi Raksasa, udah lembut, kenyal lagi. Siapa yang nggak suka punya kulit kayak gitu? Harganya sangat ekonomis, cuma sekitar 15ribu aje dan bisa digunakan sekitar sebulan lebih. Unch, suka banget. hihi.
    Tips Merawat Wajah Berjerawat
    Cream Mild&Gentle dari Cussons baby
Sudah tau kan cara saya merawat wajah berjerawat.? Ini cuma sekedar referensi buat kalian saja kok. Bukan berarti produk-produk yang cocok di wajah saya, cocok juga di wajah kalian. Jadii kalian nggak perlu ikut-ikuttan saya jika sekiranya nggak cocok dengan produk yang saya pakai. Selain merawat wajah berjerawat dengan produk-produk diatas, saya juga sering melakukan ritual memakai masker dengan bahan-bahan alami. Kapan-kapan kalau saya udah free lagi, saya akan berbagi cerita bagaimana merawat wajah berjerawat dengan bahan alami. So, yang paling penting dari ini semua adalah konsisten dan tlaten ya. Jangan harap dapat hasil maksimal jika perawatan yang kalian lakukan itu loncat-loncat seperti kutu loncat. Hahaha, Ketawa setan.
Syukuri dan Nikmati prosesnya.. Selamat berjuang Merawat Wajah Berjerawat kalian.!



Kamis, 08 Maret 2018

Sekeping Hati Yang Dia Bawa Pergi

Sekeping Hati Yang Dia Bawa Pergi
Sore itu, secangkir kopi susu panas menemaniku duduk bersantai menikmati rintik hujan yang semakin lama semakin deras jatuhnya. Berteman lagu Setengah Hati Tertinggal dari Geisha, dengan alunan musik melow namun penuh ketegasan menambah khidmadnya caraku menikmati derasnya hujan. Sembari ku tirukan dengan bersenandung lirih, menjiwai makna terdalam dari lirik per-lirik lagu ciptaan Roby Satria/Ari Lesmana ini membuatku terasa ingin terbang flashback kepada beberapa bulan silam. Cermati liriknya, dan putar lagunya. Bagi kalian yang mempunyai bakat baper sejak kecil, aku pastikan lagu ini akan berhasil membuat kalian baper, berikut liriknya:
Ku menangis dalam hatiku
Mengingat dirimu tak seperti dulu
Seperti kosong dan sendiri
Mencoba pendam beratnya sepi
Bila ada cinta yang membuatmu merasa nyaman
Coba kau katakan, bila benar ada 
Lepaskan hatiku terlebih dahulu darimu
Jika tak lagi cinta tak apa
Pedih rasa hatiku
Melihat dirimu tak seperti dulu
Seperti kosong dan sendiri
Mencoba pendam beratnya sepi
Setengah hatiku tertinggal padamu
Bila ada cinta yang membuatmu merasa nyaman
Coba kau katakan, bila benar ada 
Lepaskan hatiku terlebih dahulu darimu
Bila ada cinta yang membuatmu merasa nyaman
Coba kau katakan, setengah hatiku tertinggal padamu
Jika tak lagi cinta tak apa
Jika tak lagi cinta tak apa
Tiba-tiba darahku mendesir, ingatan tentang suatu hal semakin kuat berada tepat di alam bawah tak sadarku. Orang asing yang datang dengan seribu cerita manis itu ternyata masih mendiami relung hatiku yang terdalam. Tidak, aku tidak boleh melemah dengan mengingat yang tidak perlu aku ingat. Terjadi peperangan batin di dalam hatiku untuk menolak perasaan yang perlahan menggerus logika. Sekuat apapun aku tolak, rupanya orang asing itu masih saja berusaha membuatku menari-nari girang di dalam kenanganku dan dia. Iya, sore itu dia datang bersamaan dengan jatuhnya hujan. Aku cubit pipiku pelan, sakit, bukan ini bukan mimpi. Bukan juga Khayalanku semata, seperti yang aku lakukan di hariku yang sudah-sudah untuk merenungi kepergiannya yang tidak aku harapkan. Bahagiaku kala itu melebihi bahagianya orang yang menang undian 100juta seperti sms pemberitahuan dari operator tipu-tipu yang sering kita terima meskipun kita tau bahwa sebenarnya SMS itu tidak benar dan hanya sebuah kesalahan. Dan dari situlah cerita kembali ditulis, oleh tokoh yang sama namun dengan iklim hati yang berbeda.
Tidak bisa dipungkiri, bila kita akan merasakan canggung luar biasa apabila menghadapi hal baru setelah sekian lama kita tidak terbiasa akan hal itu, seperti harus beradaptasi dengan perpisahan yang tiba-tiba padahal telah lama menjalin hubungan, atau harus memulai hubungan setelah sekian lama menjalani hidup sendirian. Benar-benar tidak ada yang instan bagiku, semua butuh waktu, butuh proses, bahkan untuk menjadi kuat setelah berminggu-minggu lemah karna kepergiannya saja juga membutuhkan waktu.
Siapa yang menghancurkan kenyamanan, dan siapa yang membangun kenyamanan? Karena membangun kenyamanan itu tidak semudah menghancurkan kenyamanan. Kenyamanan yang telah lama dibangun bersama, harus hancur begitu saja akibat kepergian yang tidak pernah salah satu pihak harapkan. Jadi, jangan coba-coba untuk pergi dari sisi seseorang yang sudah memberimu kenyamanan, kau tau apa efek setelah kepergian? Sekalipun setiap harimu adalah kesempatan, kesempatan yang kemudian akan datang untuk membangun kenyamanan kembali itu tidak akan pernah sama.
Lalu, pada suatu hari Tuhan menghendaki suatu kebetulan dan kembali mempertemukan, masihkah tersisa utuh kenyamanan yang pernah terbangun? Konyol sekali apabila kedatangan yang terlalu dini itu membahas tentang suatu kenyamanan. Siapa wanita di bumi ini yang mampu mempertahankan kenyamanan sendirian? Kenyamanan itu telah hancur berkeping-keping, menjadi puing-puing kekecewaan yang berserakan dimana-mana bersama kepergian.!
Bersama kepergian yang dia lakukan tanpa perasaan.
Aku tidak tau kenapa Tuhan kembali mempertemukan, mungkinkah Tuhan ingin memberitahukan bagaimana aku yang ternyata lemah ini harus berjuang melalui masa sulitku selepas kepergian yang dia lakukan? Menjalani hidup sendiri setelah terbiasa berdua dan bergantung kepada dia.
Atau dari pertemuan ini Tuhan ingin aku melihat seberapa tepat dia untuk tetap aku harapkan?
Cerita ini masih bersama hujan di awal tahun 2018. Dan bagaimanapun nanti endingnya, aku tetap yakin ketetapan Tuhan itu yang terbaik.
Jika hujan adalah kesedihan
Panas matahari adalah kebahagiaan
maka kita membutuhkan kedua-duanya
untuk melihat keindahan pelangi.

Sabtu, 03 Maret 2018

Uniknya Negeri Dongeng, Wisata Hits Kota Blitar

Wisata Negeri Dongeng
Wisata Negeri Dongeng
Tanggal 16 Februari kemarin menjadi hari libur umum karena bertepatan dengan Tahun baru Imlek. Sebenarnya saya nggak ada rencana mau piknik ke Kota Blitar sih. Tetapi tiba-tiba sore hari sebelum hari libur, sodara perempuan saya menghubungi saya menawarkan supaya ikut survey tempat rekreasi untuk anak-anak di Blitar. Duh, siapa yang nggak mau kalau diajakin piknik. Apalagi saya dengan jiwa “dolan” yang masih menggebu-gebu. Hahaha. Rencana keberangkatan dadakan kita kemarin ditempuh menggunakan transportasi Kereta Api. Jadi pembelian tiket kereta apinya pun juga dadakan, atau istilahnya “Go Show”. Saya pikir pembelian tiket Kereta Api secara Go Show  harus melalui prosedur pembelian tiket seperti pada umumnya. Ternyata pemikiran saya salah. Kita tidak perlu menggunakan kartu identitas untuk mendapatkan tiket kereta api go show, namun kekurangan dari sistem pembelian tiket secara Go Show ini adalah tempat duduk yang tidak bisa berurutan, jadinya antara satu dan yang lain mendapat tempat duduk terpencar meskipun masih satu gerbong. Akhirnya setelah mendapatkan tiket dan melakukan pengecekan tiket oleh petugas stasiun, kita pun menunggu kedatangan kereta di area bagian dalam. Tidak berlangsung lama dalam penantian, kereta apinya datang, kebetulan hari itu saya mengajak keponakan yang memang punya satu cita-cita naik kereta api. Alhasil, ketika masuk gerbong kereta api dia terlihat senang minta ampun. Selagi masih jalan mencari tempat duduk saja dia sudah bilang "kapan-kapan ajakin naik kereta api lagi ya tee", hahahaa, saya ketawa kecil, bisa-bisanya dia sudah ngajakin naik lagi, padahal kereta saja belum berangkat.
Tidak terasa, perjalanan naik kereta api ke Kota Blitar sangat cepat. Sekitar kurang lebih  satu jam, kereta api sudah berhenti di Stasiun Blitar. Kita semua turun, lalu kita menuju Alun-Alun Blitar yang jaraknya tidak jauh dari Stasiun Kota. Cukup ditempuh dengan jalan kaki selama 10menit, kita sudah sampai di Alun-Alun Kota Blitar. Alun-Alun Kota Blitar ini menurut saya lumayan luas, tetapi yang saya sayangkan kenapa terasa begitu gersang dan panas. Sebenarnya ada sih beberapa tanaman pohon besar yang tumbuh dipinggiran Alun-Alun, tetapi pohon-pohon besar itu masih belum cukup membuat kesejukan Alun-Alun terasa bagi para pengunjung. Jadi kita bingung mau istirahat dimana. Dan yang paling konyol lagi, rawan sekali kejatuhan tai burung dari atas pohon, duh semakin menambah ketidaknyamanan kita untuk berlama-lama ada disana. Namun, terlepas dari kegersangan itu, di Alun-Alun yang sebelah utara terdapat balai yang bisa digunakan untuk berteduh dan beristirahat. Di dekat balai itu juga terdapat warung kaki lima yang berderat rapi dan terkondisikan. Berbagai menu ditawarkan dari setiap warung kaki lima itu, tergantung selera makan kita ingin memilih apa.
Wisata Negeri Dongeng
jalan kaki menuju alun-alun

Kenampakan Alun-Alun Blitar dari sisi timur
Yang pasti Alun-Alun Kota Blitar bukanlah tujuan kita berkunjung ke Blitar. Setelah menunaikan sholat dhuhur, kita berangkat menuju satu tempat wisata yang sedang booming-boomingnya di Kota Blitar. Namanya Negeri Dongeng. Lokasinya terletak di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Bisa kok rutenya dilihat melalui GPS. Untuk perjalanan menuju wisata negeri dongeng ini, memakan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota. Di Kota Blitar sudah tersedia layanan jasa ojek online yang bisa kita pesan dengan mengakses aplikasi, tentunya akan memudahkan kita bagi wisatawan yang memutuskan untuk naik transportasi umum. Pada awal masuk saya masih belum ngeh bagaimana konsep wisata dari Negeri Dongeng ini. Karena setelah membeli tiket kita akan melewati perkebunan belimbing yang didesain sedemikian rupa dengan beberapa tempat duduk dan hammock yang bergelantungan diantara 2 pohon belimbing semakin menambah kenyamanan sambil menikmati kesejukan dibawah pohon belimbing. Tiket masuk wisata ini seharga 7500rupiah per-orang berlaku untuk hari Senin-Jum'at, Sedangkan Hari Sabtu Minggu dan hari libur lainnya, tiket masuk seharga 10ribu rupiah per-orang. Ada juga tiket masuk yang berupa paket wisata seharga 25ribu untuk bisa masuk ke dalam wisata negeri dongeng dengan tambahan menikmati Wahana Sepeda Gantung dan Sajadah Terbang milik Aladin. Harga tiket yang tidak terlalu mahal sih menurut saya. Puas menikmati jalan-jalan di kebun belimbing, kita lanjutkan penelusuran lagi. Nah, disebelah kiri nanti terdapat suatu lokasi bermain anak-anak, disana disediakan beberapa mainan yang pastinya bisa melengkapi kebahagiaan anak-anak.
Wisata Negeri Dongeng
Kebun Belimbingnya
Wisata Negeri Dongeng
Cafetaria Wisata Negeri Dongeng
Bukan itu sebenarnya yang menjadi ciri khas Wisata Negeri Dongeng ini, akhirnya saya baru benar-benar ngeh bagaimana konsepnya setelah memasuki yang bagian dalam. Di wisata Negeri Dongeng ini terdapat miniatur Landmark Keajaiban Dunia yang sering kita lihat di gambar dalam pembelajaran sekolah, miniatur landmark itulah yang nantinya menjadi wahana foto bagi para pengunjung.
Tidak cukup miniatur Landmark Keajaiban Dunia itu, Imaginasi dari Wisata Negeri Dongeng juga dilengkapi dengan adanya beberapa rumah Hobbit, Patung Princess, Patung Duyung, serta Tempat Terapi Kaki dengan ikan kecil kecil GRATIS. Disana juga sudah terdapat cafetaria yang menyedikanan berbagai menu lengkap, serta di desain unik dengan menggelantungkan payung berwarna-warni.
Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng


Wisata Negeri Dongeng


Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng

Wisata Negeri Dongeng
Tempat bersantai dan terapi kaki dengan ikan kecil
Yaaa saya rasa wisata negeri dongeng yang umurnya masih bayi ini cukup bisa bersaing dengan tempat tempat wisata lain lah, melihat usaha pengelolanya mendesain Wisata Negeri Dongeng Sebagus itu. Yang saya dengar harapan pengelolanya memang ingin Wisata Negeri Dongeng menjadi Wisata Icont Kota Blitar. Dengan ide-ide yang kreatif, konsisten, penataan yang bagus, serta perawatan/kebersihan yang selalu diperhatikan pasti akan menarik banyak pengunjung untuk datang.
Karena sudah puas menikmati wahana dan berswa foto di Wisata Negeri Dongeng, kitapun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju destinasi kedua. Tunggu cerita perjalanan saya di Kota Blitar selanjutnya.!

Jumat, 23 Februari 2018

KamiBOW: Literasi Untuk Anak Negeri

KamiBOW Tulungagung
Sekilas tentang profil KamiBOW yang mungkin terdengar asing untuk kita semua. BOW merupakan kependekan dari Books On Wheels, adalah suatu komunitas yang memiliki program perpustakaan bergerak dan Hari Membaca untuk anak-anak di daerah pelosok Tulungagung. Program ini digagas oleh sekelompok pemuda-pemudi Tulungagung yang mengatasnamakan dirinya Relawan Literasi. Mereka berjuang dengan sepenuh hati dan semangat yang tinggi, demi memotivasi anak pelosok supaya gemar membaca dan menulis. Karena seperti yang sudah kita tahu, penyakit Malas Membaca menjangkit kepada hampir sebagian anak sekolah, bahkan sudah kronis. Namun, Penyakit Malas Membaca tersebut bisa saja diatasi dengan bentuk motivasi terus-menerus dari orang sekitar. Tetapi bagaimana jika Penyakit Malas Membaca itu disebabkan oleh Kurangnya Ketersediaan Buku Bacaan? Jadi tidak hanya motivasi yang cukup saja untuk membangkitkan semangat anak agar mengobati penyakit malas membaca, namun jenis-jenis buku yang baru dan menarik, serta ketersediaan buku yang cukup juga menjadi salah dua faktor penunjang anak gemar membaca. Nah dari situlah Komunitas KamiBOW dengan gigih rela datang ke daerah-daerah pelosok demi memfasilitasi berbagai variasi buku untuk anak-anak, mengajak anak untuk semakin dekat dengan buku. Komunitas KamiBOW  bukan hanya mengusung program Hari Membaca di daerah pelosok saja, tetapi setiap hari Minggu diadakan Kegiatan Taman Membaca yang menjadikan Tempat Umum sebagai sasarannya, seperti Alon-Alon Kota dan Hutan Kota Tulungagung.
KamiBOW Tulungagung
Suasana Lapak Taman Baca Di Hutan Kota Tulungagung
KamiBOW memiliki koleksi buku yang cukup banyak. Mayoritas buku-buku KamiBOW didapatkan dari hasil donasi para donatur. Untuk kebutuhan baca para anak pelosok itulah KamiBOW selalu welcome kepada para Donatur dan Open Donasi kapan saja, serta kepada siapa saja yang ingin berkontribusi memberikan donasi baik berupa uang maupun buku untuk melengkapi koleksi buku-buku KamiBOW. Karena kepedulian para donatur sangat membantu kesuksesan program membaca anak pelosok.
KamiBOW Tulungagung
Dan setelah mengamati kegiatan-kegiatan KamiBOW di akun media sosialnya, akhirnya saya tertarik untuk mendaftarkan diri sebagai relawan. Kebetulan, seminggu tepat setelah saya stalking, dibukalah perekrutan relawan baru. Dan alhasil, akhirnya saya buru-buru klik link di bio akun instagram KamiBOW untuk mengisi form pendaftaran relawan secara online. KamiBOW memiliki beberapa akun media sosial yang digunakan untuk mengekspos setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh KamiBOW. Terutama kegiatan pada saat Hari Membaca. Kemudian 2minggu setelah daftar secara online, sayapun mendapat SMS dari salah satu pengurus KamiBOW untuk mengadakan breefing dan pengenalan relawan baru pada Hari Minggu tanggal 04 Februari 2017. Dengan semangat yang tinggi dan niat yang memang sudah saya bulatkan, sayapun berangkat untuk mengikuti breefing tersebut. Dalam breefing ketika itu membahas tentang konsep kegiatan Hari Membaca yang akan diadakan pada tanggal 10 Februari di 3 daerah pelosok Kota Tulungagung. Namun sebelum pembahasan konsep kegiatan, diadakan dulu sesi pengenalan, pengenalan yang dilakukan oleh pengurus KamiBOW serta para relawan baru. Hari Membaca yang diusung KamiBOW dilaksanakan setiap 2 Minggu sekali, dan selalu menjadikan daerah pelosok sebagai tempat perealisasiannya. Karena hanya 3 daerah pelosok yang dipilih, untuk itu dibentuklah 3 tim yang akan menghandle kegiatan Hari Membaca pada masing-masing daerah pelosok terpilih. Ketepatan  saya mendapat bagian  dengan Tim  Desa Panggungkalak. Suatu daerah yang sangat asing bagi saya meskipun masih satu kabupaten, dan dari domisili saya memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan.
Hari Pertama Kegiatan Hari Membaca
Hari pertama saya mengikuti kegiatan Hari Membaca dari KamiBOW, dengan iklim sekolah yang saya rasa sangat berbeda dengan sekolah di sekeliling daerah saya, pastinya berbeda pula karakter siswa-siswi yang akan dihadapi. Kali ini KamiBOW membawa tema Cita-Cita dalam pelaksanaan kegiatan Hari Membaca. Pastinya kami berangkat dengan berbekal beberapa properti yang sudah disiapkan oleh pengurus KamiBOW, susunan kegiatan dan  bervariasi buku yang tidak pernah ketinggalan. Siswa yang menjadi sasaran Hari Membaca adalah siswa kelas rendah, yaitu dari kelas kelas 1 sampai kelas 3. Susunan kegiatan ketika pelaksanaan Hari Membaca adalah pembukaan yang dilakukan oleh Mbak Azizah, diteruskan kegiatan icebreaking yang dipandu oleh Mbak Mela, kemudian mendongeng yang dilakonkan apik oleh Mbak Isna, tidak hanya penyebutan nama-nama profesi dalam mendongeng, lalu ditunjukkan juga beberapa wayang profesi oleh kakak-kakak yang lain.
KamiBOW Tulungagung
Proses Penulisan Cita-Cita
KamiBOW Tulungagung
Cita-Cita Di Mading

KamiBOW Tulungagung
Memilih buku bacaan
Setelah anak-anak mengetahui beragam profesi, tibalah saatnya mereka harus menuliskan cita-cita mereka, kegiatan ini dibimbing oleh semua kakak-kakak relawan dimana hasil penulisan cita-cita itu nanti akan di tempelkan di mading yang telah dibuat oleh pengurus KamiBOW. Semua anak pengikut  kegiatan Hari Membaca dengan antusias menuliskan  profesi yang menjadi target masadepan mereka. Satu kegiatan yang tidak pernah absen usai penulisan cita-cita yaitu kegiatan membaca yang dilakukan oleh semua anak dan dibimbing oleh kakak-kakak relawan. Untuk hari pertama kegiatan Hari Membaca diadakan  kegiatan tambahan sebagai refleksi sekaligus reward buat anak-anak SD Panggungkalak yaitu menyebutkan 10 profesi yang diketahui, dan apabila bisa menyebutkan dengan benar mereka akan mendapatkan hadiah dari kakak-kakak relawan. Disitulah puncak keseruannya, semua anak antusias mengikuti dan ingin bisa menyebutkan jenis-jenis profesi itu. Demi merebutkan hadiah yang sudah disediakan oleh kakak relawan.
Dan akhirnya 3 pemenang yang bisa menyebutkan 10 macam profesi dengan benar mendapatkan hadiah, mereka sangat senang sekali. Bikin ngakak habis pokoknya. Bahagia itu sesederhana ini ya rupanya. Setelah durasi waktu yang kita tetapkan habis kegiatan hari pertama di semester genap inipun disudahi. Dan pastinya kegiatan-kegiatan seperti ini akan berlanjut sampai semester genap berlalu. 6 bulan bersama Desa Panggungkalak Kecamatan Pucanglaban.
Semangat  Kakak-Kakak Relawan!