Senin, 16 Juli 2018

Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)

Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Holla.. Beberapa hari yang lalu saya dapat traktiran nonton gratis dari kakak baik hati yang haram untuk dikatakan "terlalu baik", hahahaa. Dia udah saya anggap seperti kakak saya sendiri. Kalau saya ceritakan panjang lebar, laman ini tidak akan muat untuk menampung tulisan tentang kebaikan yang diberikan ke saya. Yaaa memang dia baik sih orangnya, ke semua orang pun dia juga baik kok. 
Jadi ceritanya, kali ini saya mau review film untuk yang kedua kali. Udah baca kan review pertama saya mengenai drama korea Discovery Of Love? Kalau belom silahkan klik link dibawah ini. Saya jamin kalian nggak bakal nyesel baca ini review. Apalagi yang lagi galau kedatangan babang mantan. Heuheuheuu.
Review Drama Korea Discovery Of Love (Balikan sama mantan.? Boleh.)
Review film kedua dari saya kali ini adalah tentang film layar lebar bergenre horor yang masih anget-angetnya rilis. Dan yang itu tuhhh, saya bilang diatas, saya tonton pas dapat traktiran nonton gratis dari kakak baik hati + tidak sombong (Udah baiknya kek gitu, disia-siain pula sama pacarnya). Haha. Oke, jadi ceritanya Film yang saya review ini berjudul RASUK. Duh, sekilas dari judulnya aja udah terasa banget kesan mistisnya ya. Singkat, padat tapi horor (Bak kisah cinta sama gebetan, wkwkk). Film ini diangkat dari kisah fiktif novel yang ditulis oleh penulis BestSeller Risa Saraswati, jadi masih saudaraan sama ceritanya DANUR. Uniknya, Teteh Risa ini selalu berkarya mengenai tulisan yang ada kesan mistisnya. Ada cerita tersendiri dibalik karya-karya perempuan tangguh ini, semoga saja saya bisa meniru jejaknya (aamiin). Maksudnya jejak sebagai penulis yang profesional, bukan jejak berteman dengan makhluk dari dimensi lain. Masyaalloh, Hayati lihat mantan aja udah serem yang sama-sama manusianya, apalagi harus lihat makhluk dari dimensi lain. Naujubillah.

Langsung aja pada intinya. Tokoh utama dari cerita Film RASUK ini adalah Langgir Janaka yang dibintangi oleh Sandi Aulia. Awalnya Langgir terlahir dari keluarga yang bahagia, bersama ayah dan ibunya. Namun suatu ketika, saat Langgir masih kecil insiden naas awal dari semua permasalahan terjadi. Ayah Langgir meninggal kecelakaan tepat di depan Mata Langgir kecil. Langgir merasa ketidakadilan menimpa dirinya. Ayahnya yang meninggal, dan dia yang disalahkan oleh ibunya atas meninggalnya ayahnya. Bahkan sampai Langgir menginjak dewasa, ibunya menikah lagi, perselisihan diantara ibu dan anak itu tidak pernah surut. Keduanya selalu bersitegang. Hal itulah yang membuat Langgir membenci ibu, ayah tirinya, bahkan Bakula Borneo kecil, adik tiri Langgir yang tidak tau apa-apa.
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Bagian Prolog Film di Gunung Papandayan
Kebencian Langgir tidak hanya berhenti pada ibu dan keluarganya saja. Langgir memiliki tiga sahabat bernama Sekar Tanjung, Fransisca Inggrid, dan Lintang Kasih. Keempat sahabat itu mengklaim nama persahabatan mereka Putri Sejagad. Kebencian yang bersemi dari dalam keluarga Langgir itupun semakin bertumbuh besar didalam persahabatan Langgir. Langgir merasa hidup ketiga sahabatnya sangatlah sempurna, berbanding terbalik dengan hidup dia. Hal itulah yang memicu keirian Langgir dan memperbesar kebenciannya. Namun diluar hal itu, Langgir memiliki satu teman dekat pria yang bernama Abimanyu. Abimanyu, sosok pria yang berparas tampan, manly dan terkesan badboy itu satu-satunya orang yang menjadi tumpahan keluh kesah langgir selama ini. Kedekatan yang intens diantara Langgir dan Abimanyu memicu tumbuhnya perasaan ingin memiliki lebih dari kata teman dekat pada diri Langgir (Fix terbukti, nggak kenyataan, nggak per-film-an atau per-novelan, yang namanya persahabatan antara cewek dan cowok itu nggak ada yang namanya murni sahabat. Pastinya salah satu akan terjebak dalam Friendzone). Tetapi apalah daya perasaan langgir yang hanya bisa dipendam di dalam hati, karena sikap cuek dan dingin Abimanyu.
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Putri Sejagad
Pada suatu ketika, Putri Sejagad memiliki rencana berlibur di sebuah Villa bernama Karma Rinjani. Villa Karma Rinjani adalah Villa project bisnis Paman Lintang yang baru saja selesai proses pembangunannya (sebuah Villa di tengah belantara, terpencil dan terkenal angker). Awalnya Langgir tidak setuju untuk ikut dalam rombongan berlibur itu. Rupanya ketika sampai di rumah, terjadi konflik yang menegang diantara Langgir dan ibunya. Akhirnya Langgir memutuskan ikut berlibur ke Villa Karma Rinjani bersama rombongan Putri Sejagad.(Hikmah kentara yang dapat dipetik dari bagian ini adalah: ada baiknya ketika hati sedang gundah, risau dan bermasalah, terlebih permasalahan ada pada keluarga, kita tahan dulu keinginan untuk meninggalkan rumah hanya sekedar untuk mencari pelampiasan. Karena kepergian dengan kekecewaan dan kebencian justru tidak akan menyelesaikan masalah itu. Alih-alih bisa saja menambah masalah)

Perjalanan liburan yang seharusnya menyenangkan ini justru berubah menjadi ujian bagi keempat sahabat ini. Bermula dari awal perjalanan dimana mereka tersesat yang hanya berjalan memutar-mutar mengelilingi belantara. Lalu setelah lelah berjalan, mereka bertemu dengan seorang perempuan yang cantiknya warbiasah banget. Perempuan yang mengenalkan dirinya bernama Kumala Sari dengan pakaian kebaya putih, bertapih jarit dan berjilbab putih pula. Kemunculan Kumala Sari yang tiba-tiba sukses bikin berdebar keempat sahabat itu, pun saya sendiri sebagai penonton. Bagaimana tidak? Bebarengan dengan munculnya Kumala sari, diputarkan sound pengiring ala-ala, khas film horor yang bisa saja membuat orang punya riwayat jantung langsung kambuh. Hehehee. Ditambah Mbak Kumala Sari yang suaranya mendayu-ndayu lembut, mengatakan bahwa dia tidak punya teman dan tinggal di hutan itu sendirian (Hati-hati yang suka trutusan di gunung, semoga tidak bertemu sama Mbak Kumala Sari. Aamiin. Hehehe). Mbak Kumala Sari ini awalnya baik hati, karena mau menjadi penunjuk jalan untuk Putri Sejagad yang tersesat di Hutan dan mengantarkannya ke Villa Karma Rinjani. Iya, masih awalnya loo ya. Orang yang baik di awal belum tentu baik seterusnya dibelakang. Siapa tau itu hanya pencitraan belaka. Wkwkwkk. Tapi lebih baik kita khusnudzon dulu, entah dibelakang baik terus atau berubah jahat, itu urusannya dengan Sang Pencipta. Fix, abaikan ocehan nggak jelas saya.
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Si Hantu Cantik Kumalasari
Singkat cerita, Kumala Sari adalah Gadis Ayu anak seorang pertapa di suatu desa dekat Villa Karma Rinjani. Kumala Sari meninggal akibat bunuh diri setelah diperkosa oleh salah satu pekerja bangunan Villa Kumala Sari. Saking keinginan Bapak Petapa itu untuk menghidupkan Kumalasari, Bapak Pertapa itu membangkitkan arwah Kumala Sari untuk memilih jasad seseorang yang cocok untuk ditinggali. Baru bisa ngeh dan bisa menangkap isi cerita kenpa berjudul Rasuk ketika sudah memasuki tahap tengah-tengah cerita. Menurut saya, untuk ukuran seorang hantu perempuan, Kumala Sari ini tidak terlalu menakutkan yaa. Hmmm kurang bikin greget kesan menegangkannya. Yang lebih lucu lagi, ketika hantunya muncul itu seluruh permukaan wajahnya di block dengan make-up berwarna putih tebal, jadi tampak sekilas seperti badut. Meskipun sebenarnya saya juga merem-melek ketika menontonnya.

Kembali ke Putri Sejagad. Setibanya di Villa Karma Rinjani, tiba-tiba Abimanyu sudah berada di dalam Villa tersebut. Dan puncak permasalahannya ketika Inggrid mengutarakan bahwa kedatangan Abimanyu atas undangannya, karena Abimanyu dan Inggrid telah resmi berpacaran. Langgir marah, Langgir kecewa, dan Langgir memutuskan untuk keluar dari Villa. (Hikmah kedua yang sangat kentara juga, kalau saya berada di posisi Langgir saat itu, ya sudahlah yaa mau diapain lagi jika memang abimanyu memutuskan berpacaran dengan Inggrid yang Notabene nya adalah sahabat Langgir. Salah Langgir juga kalau cinta nggak mau mengungkapkan. Gengsi? Bukankah sekarang sudah tercetus emansipasi wanita, kita berhak juga dong mengutarakan apa yang terpendam dalam perasaan kita, tanpa harus menunggu pria yang memulai. Kalaupun ditolak, yang penting sudah mengungkapkan, dan kita bisa berteman lebih baik lagi. Bodoo Amat mah kalau gua, haha, Ketawa Setannya Kumala Sari).
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Inggrid, Abimanyu, Langgir
di Villa Karma Rinjani
Oke, setelah kepergian langgir dari Villa Karma Rinjani. Satu per-satu Peristiwa Terjadi. Arwah Kumala Sari mulai ugal-ugallan, merasuk ke dalam raga Inggrid yang pertama kalinya, dan kemudian merasuki raga Lintang. Hanya Sekar saja yang tidak dirasuki oleh arwah Kumala sari. Kalian harus tau! Sekar ini adalah pemeran andalan aing, wanita tangguh, pesilat, dan pengertian sama temannya. Bahkan Sekar ini juga yang berhasil membebaskan Ibu Kumala Sari yang ditawan oleh Bapak Pertapa jahat (Bapaknya Kumala Sari) dengan bertarung melawan Bapak Pertapa Edan itu. Adegan Favorit saya banget saat melihat petarungan Sekar ini. Sekar dengan tangguhnya melawan bapak pertapa yang katanya sakti lalu berhasil membunuhnya (Bagian terhoror dari jiwa Sekar menurut saya, karena membunuhnya dengan menusukkan pisau tepat ke salah satu mata Bapak Pertapa itu. Keren sih keren, bisa melindungi dirinya. Tapi kok tega yaa. Udah namanya juga film).
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Sekar Tanjung, Tokoh Pemeran
Andalan Aing.
Mendekati akhir cerita, Raga Langgir memanglah diincar oleh Bapak Kumalasari untuk dirasuki arwah Kumalasari. Kenapa dipilih jasad Langgir? Disebutkan dalam dialog antara Bapak Kumalasari dan Kumalasari bahwa Raga yang jiwanya penuh kebencian dan dendam itulah yang bagus untuk ditinggali arwah gentayangan seperti arwah Kumalasari (Asli, saya ngeri banget bagian ini. Sambil berdoa, semoga saya terhindar dari perasaan benci yang berlebihan, apalagi dendam sama mantan). Benar-benar tersirat banget pesannya pas bagian ini. Inilah kenapa kita sebagai manusia diwajibkan untuk saling maaf-memaafkan dan tidak boleh menimbun kebencian dalam hati? Karena Kebencian yang berlebihan bisa menyesatkan, bukan malah menyelesaikan segala permasalahan.
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)
Ketika Langgir Kerasukan
Lanjutt ke cerita Langgir yang menurut saya terkesan terburu-buru. Langgir mayak banget nih jadi orang ketika dia dirasuki Arwahnya Kumala Sari. Mendadak Sakti saja. Hehhe. Lha wong tiba-tiba saja si Langgir mengergaji dengan mesin kepala orang yang mau membeli rumahnya sampai darahnya muncrat, tumpah ruah. Sumpah, ini merupakan bagian terngawur menurut saya, harap maklum, namanya juga film, nggak bisa disangkut pautkan dengan kerealistisan hidup. Kalau dipikir salah apa coba orang yang mau membeli rumah dia? Yang salah kan ibunya kalaupun rumah itu jadi dijual. Tidak berhenti disitu, saking saktinya, Suddenly tiba-tiba Langgir sudah berada di rumahnya sendiri untuk membunuh ibu, ayah dan Bakula. Untung saja penulis filmnya dengan gesit mengatur jalan cerita segera menghadirkan Pak Ustad dan Teman-teman Langgir untuk datang ke Rumah Langgir. Dan penyelesaian cerita, Si Arwah Kumalasari dibacakan ayat-ayat Alqur'an oleh pak Ustad, disusul ucapan Ibu Kumalasari yang mengikhlaskan Kumalasari untuk pergi ke alamnya dengan tenang. Selepas kepergian Kumalasari, Langgir masih saja pingsan. Semua teman-temannya memanggil Langgir supaya Langgir segera siuman, karena orang yang pingsan apalagi baru kerasukan, jiwanya bertamasya kemana-mana, takutnya kalau tersesat dan tak tau arah jalan pulang. Hehehee.

Akhir cerita................... Setelah siuman, Langgir memanggil ibunya dan meminta maaf kepada ibunya, lalu kesadaran Langgir bersemi, ia mulai menerima keberadaan ayah tirinya, diawali dengan memanggil ayah tirinya "abah" , kemudian mencari Bakula Borneo menggendongnya dengan penuh kasih sayang. Bukan hanya bermaaf-maafan dengan keluarganya, Langgir juga bermaaf-maafan dengan sahabat-sahabatnya, berpelukan sambil tangis-tangisan khas perfilm-an (Masih dalam suasana Lebaran wooi). Putri Sejagad harus sama-sama sampai tua, itulah motto persahabatan mereka.

Artikel ini saya tulis berdasarkan sudut pandang saya pribadi setelah nonton film-nya. Untuk kejelasannya, alangkah lebih baik kalian nonton sendiri aja. Jangan lupa ajak temen, biar nggak kayak uji nyali. Hidupmu udah horor karna sendiri terus mbloo, mau tambah horor akibat lihat film horor sendirian? Plissss jangan.
Salam sayang dari Mince Blog Tri Wahyuni.

Ada satu lagi pesan tersurat dari Film RASUK dimana menurut saya dan kakak baik hati yang suka berkegiatan outdoor ini membuat kita saling mengiyakan, yaitu Tentang pesan Abah Langgir yang menyarankan Langgir untuk naik gunung jika tidak menemukan seseorang untuk diajak bicara. Karena dengan naik gunung alam dan pepohonan akan menyuarakan isi hati serta keinginan kita. Mungkin maksudnya Abah Langgir adalah Taddabur Alam, mendekatkan diri kepada alam untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta. Sukaaa banget pas bagian kalimat ini.

Hmmmm (Keselek Hape). Bonusnya, mince kasih poto mince sama kakak baik hati dan tidak sombong ini. Heuheuheuu. Kakaknya Jomblo berkelas loo, yang berminat mau pendekatan atau mau jadi istrinya bolehlah hubungi mince di kontak mince yang tertera di sini >>>> Contact. Wkwkk (Iklan woooiii, barangkali ada yang minat sama kakaknya. Minat sama mince juga boleh. Ehh ngarep. Hahaha. Single-Fighter mah bebas).
Review Film RASUK (Kecemburuan dan Kebencian berlebihan yang menyesatkan)


Rabu, 11 Juli 2018

Desa Wisata Dompyong Trenggalek

Desa Wisata Dompyong Trenggalek
Dokumen pribadi dan Instagram @ilovetrenggalek
Holla... Dalam rangka mince Blog Tri Wahyuni menikmati Long Holiday, saya masih sibuk dengan segala aktivitas dolan saya yang sudah terkonsep dalam bucket list. Heuheuheu. Jarang-jarang bisa begini, liburan main kesana-kemari, dari satu tempat lalu berhenti beberapa hari di rumah dan main lagi ke tempat lain. Sampai emak saya geleng-geleng kepala lihat tingkah saya. Ya kali anak perempuannya nggak pulang-pulang, siapa emak yang nggak khawatir. Tapi tenanglah mak, anak perempuanmu ini Insyaalloh pasti bisa menjaga diri dengan baik.

Oke. Menjelang H-6 liburan panjang yang sudah mau usai, sepertinya saya memutuskan untuk kembali menjadi anak rumahan. Dan ketika saya bilang hal ini ke Partner Pejuang Masa Depan saya, dianya malah ngledek bilang gini: "Emang Betah? Kakimu nggak gatal kalo sampe berhari-hari diem di rumah?".  Dia Ini ngakunya temen saya lo yaaa, tapi ada temennya yang mau tobat malah dikatain kek gini. Nggak ngeselin gimana coba? Mau berkata dosa, takut kasar. Auu Ahh. Dianya emang suka bener kalo ngomong. Untung temen. Dan untung juga dia sempat ngajakin saya maen keliling Trenggalek, jadilah saya tau diri dan nggak maki-maki dia ganti. Wkwkkwkk. (Kalau kamu baca ini tulisanku, salam sayang dari aku bebih, kamu teman terbaikku).
Lanjutan dari cerita diatas, tulisan saya kali ini menceritakan kisah perjalanan saya berdua dengan yang saya bilang "untung temen" tadi. Haha. Jadi gini, awal mulanya kita itu udah ngrencanain jauh-jauh hari buat nglakuin trip nggak jelas ini. Dan Alhamdullillahnya sebelum fix bisa jalan, sempat tercancel 2 kali. Kirain nggak jodoh. Eeee ternyata masih berjodoh juga dan bisa jalan sama dia. Hehehe (emang bener yaa, kalau mau berjodoh wajib 'ain diusahain). Plisss jomblo dilarang baper, daripada nyari tali gantung diri bawah suket teki. 

Rencana awal yang udah dirundingkan lewat chat, tujuan pertama kita mau berkunjung ke Pabrik Kopi Van Dilem, yang mana ilat jowo saya sering mlese nyebutnya Van Hautten (kayak merk coklat bubuk aja). Dan rencana kedua mau berkunjung ke Putri Maroon, dan Rencana ketiga Berkunjung ke Bukit Paralayang Durenan. Kebetulan waktu itu ada festival paralayang se Jawa Timur yang diselenggarakan di Durenan Trenggalek  dan di ikuti oleh atlit paralayang profesional gitu. Rencana tinggallah rencana, jika Tuhan tidak berkehendak kita mah bisa apa atuh? Issshh. Dimana rencana yang sudah dipikir matang-matang dan dirundingkan di chat dengan pembahasan panjang lebar itu harus beralih ke Wisata Coban Rambat dan Pabrik Kopi Van Dilem aja. Begitulah ketika realita tak sesuai rencana. Harus Legowo dan tetap menikmatinya. 
Coban Rambat Bendungan Trenggalek
Singkat cerita, saya berangkat dari rumah sekitar pukul 17.00 (sabtu sore), dan saya harus menginap di rumah "untung temen" saya itu tadi. Oke, paginya kita jogging ikut car free day di Alun-Alun Trenggalek, satu hal ini sangat nggak boleh ditinggalin, mengingat rumah doi deket banget sama Alun-Alun  Trenggalek dan Stadion Menak Sopal. Pulang jogging dari Alun-Alun Trenggalek kita bersiap-siap  melaksanakan misi menuju tujuan wisata pertama. Langsung saja, Tujuan pertama kita Pabrik Kopi Van Dilem yang berada di Desa Wisata Dompyong Trenggalek. Desa Wisata Dompyong Trenggalek sepertinya memang dikonsep menjadi Desa Wisata oleh pemerintah setempat. Terbukti, dari adanya akun instagram resmi yang saya stalking setelah pulang dari perjalanan saya. Adanya akun instagram memberika informasi perkembangan pengelolaan Desa Wisata Dompyong, yang mana terakhir update informasi pada tahun 2016 lalu dan belum lagi update perkembangan terbaru.
Coban Rambat Bendungan
Sebelum menjangkau Pabrik Kopi Van Dilem, kita bisa mengunjungi satu tempat wisata buatan yang pernah ngehits beberapa bulan lalu. Namanya Wisata Coban Rambat. Wisata Coban Rambat ini berupa air terjun mini yang mana merupakan aliran anak sungai langsung dari pegunungan. Jadi jangan ditanya lagi gimana keadaan airnya. Dingin dan bening banget. Ohyaa, Desa Wisata Dompyong ini bisa dijangkau dari Pusat Kota Trenggalek dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Jalannya berkelok-kelok naik turun meskipun kalau menurut saya tidak terlalu ekstream naik turunnya, tapi kelokannya bisa bikin mabok alias pusing kepala. Dan yang paling nggak boleh ditinggalkan ketika berkunjung ke Wisata Dompyong Trenggalek, jangan sampai nggak menyempatkan diri mampir ke warung-warung berjejer rapi yang menjual "Sego Gegog", yaitu makanan yang diakui sebagai makanan khas Trenggalek berisi nasi putih dibungkus menggunakan daun pisang kemudian dikukus, dimana di dalam nasi putih bungkus tersebut dikasiht lauk (ada ikan teri kecil-kecil  dan ikan tuna) yang sudah dimasak campur bumbu khas dengan beberapa level kepedasan. Harganya sangat bersahabat sama kantong boooo, untuk Sego Gegog berlauk ikan teri harganya 2.500 aja, sedangkan yang berlauk ikan tuna yaa cuma 3000. Murcee sekalii bukann?
Coban Rambat Bendungan
Air Terjun mini Coban Rambat
Coban Rambat Bendungan
Fasilitas mainan anak-anak
 Desa Wisata Dompyong Trenggalek
Wisata Coban rambat yang pernah ngehits di masanya dan menjadi spot foto buruan orang-orang kekinian, kini sungguh sangat malang nasibnya menurut saya. Habis manis sepah dibuang, huahuahua (nangis guling-guling). Dulu diagung-agungkan, dan kenapa sekarang justru terlihat tidak terawat lagi. Itulah sekilas persepsi saya mengenai Wisata Coban Rambat ini ketika sampai disana. Apalagi pengunjungnya pun tidak se-membludak dulu dijaman kejayaannya. Sudahlah, lupakan soal kesepiannya wisata coban rambat ini. Bukan hal yang mengherankan lagi kalau tempat wisata yang baru-baru begini ngehits-nya hanya sesaat.

Diluar itu semua, ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan, kenapa kalian harus mengunjungi tempat ini. Saya akan menceritakan nikmatnya berada di Coban Rambat ini, jadi simak dengan baik yes. Dengan angin yang semilir, jauh dari hiruk pikuk kendaraan bermotor, pepohonan yang rimbun menambah kesejukan hawa Coban Rambat, Gemericik suara air yang debitnya tidak terlalu deras, kicau burung, dan udara segar yang cocok untuk bermeditasi melepas kepenatan akan lelahnya aktivitas duniawi, unchhh saya rekomendasikan tempat ini untuk menikmati keindahan alam supaya lebih dekat dengan alam lagi yakk, bukan hanya sekedar tempat bersua foto, terus kalau udah bosan ditinggalkan. Iyuhhhh.
Desa Wisata Dompyong Trenggalek
Gerbang Masuk Pabrik Kopi Van Dilem
Desa Wisata Dompyong Trenggalek
Kandang Sapi Perah
Dari Wisata Coban Rambat ini kita bisa langsung menuju ke Pabrik Kopi Van Dilem dengan waktu tempuh sekitar 15menit aja. Pabrik Kopi Van Dilem merupakan suatu pabrik kopi bekas peninggalan bangsa Belanda dulu. Pabrik Kopi Van Dilem ini berada di Area Hutan atau Pegunungan yang hampir berbatasan dengan Kecamatan Pagerwojo Tulungagung. Bukan Hanya Pabrik Kopi Van Dilem ditawarkan, di Desa Wisata Dompyong ini ternyata juga terdapat peternakan sapi perah. Saya kurang tau pasti, apakah ada juga pengolahan susu yang dekat dengan peternakan itu. Tapi dari hasil stalking saya di IG Desa Wisata Dompyong terdapat paket-paket wisata yang menawarkan beberapa aktivitas dengan berbeda-beda budget dalam setiap paket itu, nah salah satu dari beberapa paket itu ada yang dapat menikmati susu segar, persepsi saya sih langsung ke hasil olahan susu perah koloni ini yaa.
Desa Wisata Dompyong Trenggalek

 Pabrik Kopi Van Dilem
Pabrik Kopi Van Dilem

 Pabrik Kopi Van Dilem
Kembali ke Pabrik Kopi Van Dilem. Pabrik kopi Van Dilem ini terlihat sudah usang karna sudah lama tidak terpakai. Dan kemudian saya berbincang-bincang dengan teman saya, apakah pabrik kopi ini akan difungsikan lagi? Melihat keadaan pabrik ini yang sudah tidak layak sebagai fungsinya karena banyak sekali lumut yang tumbuh diberbagai bagian dari bekas pabrik kopi itu. Hmmmm, sepertinya Pabrik Kopi Van Dilem ini lebih cocok menjadi salah satu tempat wisata yang mengandung unsur sejarah, hehe. Daripada difungsikan lagi bisa menghilangkan unsur kesejarahannya. Fix, Abaikan nyinyiran-nyinyiran nggak penting saya.
Pabrik Kopi Van Dilem
Hasil Olahan Kopi Van Dilem
Nah, rupanya dibalik keusangan peninggalan bekas pabrik kopi van dilem itu, terdapat hasil real olahan produk kopi yang diberi label Van Dilem juga. Pada bungkus hasil produk kopi van dilem yang berwarna coklat muda itu, tertera tulisan bahwa produknya diberdayakan oleh Petani Lokal Desa Dompyong. Jadi kemungkinan di desa Dompyong terdapat tempat pengolahan kopi yang dijadikan kopi bubuk kemasan. Inilah awal mula ketertarikan saya kenapa saya semangat sekali mengunjugi Pabrik Kopi Van Dilem. Gegara waktu itu disuguhkan secangkir kopi hitam oleh teman saya, dan diminta untuk memberikan komentar tentang rasa kopinya.
Pabrik Kopi Van Dilem
Spot Foto Instagramable
Pabrik Kopi Van Dilem
Spot Foto Instagramable
Pabrik Kopi Van Dilem
Spot Foto Instagramable
Pabrik Kopi Van Dilem
Ketika kalian berkunjung ke tempat bersejarah ini, bukan hanya untung dengan pengetahuan kalian aja yang bertambah mengenai sejarah. Tapi bagi kalian para pecinta foto yang eksis binti narsis, Wisata Pabrik Kopi Van Dilem menawarkan spot bersua foto yang instagramable banget buat tambahan koleksi foto di instagram. Berbagai spot foto dikelola sedemikian rupa, dan sepertinya mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Namun saran dari mincee, kalau berkunjung kesini jangan lupa ajak teman, itung-itung biar ada yang motoin dan ada temannya ceriwis disepanjang perjalanan. Hehehee. Karena jalan sendiri itu berat, kalian nggak akan kuat.
Desa Wisata Dompyong Trenggalek
Hidangan sepanjang perjalanan
Perjalanan saya pun berakhir di salah satu warung nasi gegog langganan teman saya. Kemudian kita memutuskan untuk pulang karna waktu yang sudah sangat siang dan panas sekali. Meskipun ketika kita berada di perjalanan kita nggak ngrasain udara panas, karna masih rimbunnya pepohonan di sepanjang jalan. Oke, tunggu cerita perjalanan saya berikutnya.
.
.
.
Sejauh apapun langkah kakimu pergi, jangan lupa bawa sampahmu kembali.!
Bagaimanapun juga alam pun ingin disayangi..
Supaya anak cucu kita bisa ikut menikmati..
Keep Traveling dan Mari Sayangi Lingkungan!

Desa Wisata Dompyong Trenggalek
Mince dan yang ngakunya temen mince. 

Selasa, 03 Juli 2018

Tempat Wisata Di Mojokerto yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Tempat Wisata di Mojokerto
Tempat Wisata Mojokerto - Liburan Hari Raya menjadi kesempatan untuk berlibur kemanapun yang saya mau. Berbagai tempat wisata sudah saya masukkan ke dalam Bucket List Tujuan Liburan saya, dan terperinci bersama tanggal keberangkatannya. Yaaa meskipun terkadang ketika menjelang beberapa hari sebelum berangkat, terdapat kendala yang mengharuskan rencana itu dimundurkan secara dadakan lalu menggantinya dengan acara lain. Jadi harus pintar-pintar atur waktu dan mengotak-atik jadwallah. Hehehee.

Kali ini Kota Mojokerto menjadi tujuan pertama saya untuk memulai perjalanan lagi yang hampir 6 Bulan Vakum berkelana. Selama hampir 6 Bulan itu saya benar benar menjadi anak rumahan. Yang saya tahu hanya makan, tidur, kerja, kuliah dan ngerjain tugas (efeknya jadi gemukan, haha). Dan hiburannya cuma baca novel, wattpad, kadang juga liat drama korea. Gitu-gitu aja sampai satu target benar-benar sudah saya bereskan. Alhamdullillah. Jadi, ke-vakum-an perjalanan saya kemarin itu disebabkan oleh fokus saya terhadap Tesis yang tidak  boleh terganggu dengan kegiatan apapun, supaya bisa selesai sesuai waktu yang saya targetkan. Begitulah hidup saya, teroganisir dengan target-target yang harus saya capai, meskipun terkadang realita yang diberikan Tuhan tidak sesuai dengan harapan saya, tapi saya tidak pernah menyerah, eeeaaaakkk.

Jadi begini, Beberapa Tempat Wisata Mojokerto ini sebenarnya sudah saya incar jauh-jauh bulan. Dan baru saja bisa saya jangkau akhir-akhir ini. Daripada tidak sama sekali. Hehehe. Perjalanan saya ke Tempat Wisata Mojokerto saya mulai dari harus menginap di rumah kakak saya yang dekat terminal. Karena saya memilih berangkat pagi-pagi buta (05.00), jadi nggak mungkin saya berangkat dari rumah saya sendiri yang memakan waktu perjalanan satu jam menuju terminal, yaaa kali berangkat dari rumah harus pukul 04:00, berarti saya harus bangun pukul 03:00 dong, sedangkan tidur malam saya saja pukul 00:30. Bisa kelelahan di perjalanan. Jadi demi keefisien dan kenyamanan saya dalam perjalanan, saya memutuskan untuk tidur di rumah kakak saya. Untung punya kakak berdomisili kota. Hehe.

Oke. Kenapa saya memilih Mojokerto untuk memulai perjalanan saya lagi? Jawabannya ya karena saya ingin mencari tempat baru yang membawa keuntungan dua sekaligus, yaitu berwisata sambil belajar. Taulah kalau Tempat Wisata Mojokerto itu mengandung banyak unsur sejarah. Secara, Kota Mojokerto bisa dikatakan menjadi salah satu kota pusat petilasan Kerajaan Majapahit. Jadi kota ini saya rekomendasikan buat kalian yang suka berlibur tetapi nggak suka tempat-tempat ekstrim seperti Gunung, Pantai, Air Terjun, ataupun tempat lainnya. Apalagi ngajakin anak-anak yang notabene-nya anak sekarang miskin pengetahuan mengenai sejarah akibat terjajah oleh gawai canggih yang sudah menjamur. Nggak mau kan anak-anak kita lupa akan asal usulnya? Nahh, ini pentingnya belajar sejarah. (Abaikan, celoteh kurang penting).
Tempat Wisata di Mojokerto
Masjid Darul Muttaqin
Tiga jam perjalanan akhirnya saya sampai diperbatasan Jombang - Mojokerto. Saya kira bakal terjebak macet, tetapi ternyata tidak. Perjalanan aman sentosa sampai tujuan, dan kembali dari tujuan. Alhamdullillah. Meskipun kemarin itu juga sempat keblabasan hampir 2KM dari pertigaan belokan menuju destinasi utama saya, tapii yaa sudahlah nggak apa-apa. Nggak seru kalau jalan-jalan arahnya selalu benar (menghibur hati). Ada untungnya juga sedikit keblabasan waktu itu. Saya jadi tahu ada masjid di Kota Mojokerto dengan artistik yang sangat mengagumkan, dirancang dengan bangunan bernuansa kerajaan dimana menambah nilai estetika dari masjid itu. Namanya Masjid Darul Muttaqin. Keren banget kalau menurut saya pribadi. Nah, berikut beberapa Tempat Wisata di Mojokerto yang menjadi sasaran perjalanan saya:
  • Patung Budha Tidur di Maha Vihara Majapahit. Tempat wisata ini menjadi tujuan pertama saya ketika sampai di Kota Mojokerto. Sesuai dengan namanya Tempat Wisata Patung Budha Tiudr, maka di tempat wisata ini akan kita jumpai sebuah Patung Budha Tidur besar yang berukuran 22 x 6 x 4,5 meter, dibangun di atas kolam ikan dengan berbagai jenis ikan yang besar-besar. Patung Budha Tidur ini dibuat pada tahun 1993 oleh YM Viryanadi Maha Tera. Seluruh tubuh patung di cat berwarna kuning keemasan yang menimbulkan kesan sangat menarik. Usut punya usut menurut para pengamat, Patung Budha Tidur di Mojokerto adalah Patung Budha Tidur terbesar di Indonesia. Di sebelah kirinya patung budha tidur  terdapat kolam air yang banyak ditumbuhi teratai, hal itu seolah-olah mengilustrasikan laut dimana abu sang Budha Gautama dilarungkan. Harga tiket untuk masuk ke dalam salah satu Tempat Wisata Mojokerto ini sebesar 3000 rupiah @orang, dan parkirnya sebesar 5ribu rupiah untuk kendaraan roda dua, mungkin untuk kendaraan roda empat bisa mencapai 10ribu. Tempat Wisata Patung Budha Tidur ini dibuka setiap hari, dari pukul 07.00 - 17.00. Bukan hanya Patung Budha tidur, di dalamnya juga terdapat berbagai macam patung-patung kecil yang saya sendiri tidak tau nama-namanya, serta terdapat miniatur Candi Borobudur juga. Tidak akan rugi jika kalian mengunjungi Tempat Wisata Patung Budha Tidur ini untuk mengisi liburan panjang ataupun sekedar mengisi weekend. Biar gampang nyarinya ketika berkunjung ke Patung Budha Tidur, kalian bisa klik Titik Koordinat Alamat Tempat Wisata Patung Budha Tidur.
Tempat Wisata di Mojokerto
Patung Budha Tidur Mojokerto
Tempat Wisata di Mojokerto
Patung Budha Tidur Mojokerto
  • Destinasi kedua saya dari Tempat Wisata Mojokerto ini adalah Candi Brahu. Candi Brahu terletak tidak jauh dari Wisata Patung Budha Tidur. Kira-kira berjarak sekitar 5KM-an. Jadi misalnya kalian berkunjung ke Candi Brahu terlebih dahulu, kalian tinggal meneruskan perjalanan menuju Patung Budha Tidur, begitupun sebaliknya. Candi Brahu ini menurut saya sangat unik. Disusun dari Batu Bata Merah memanjang keatas yang hampir mirip-mirip seperti Candi Prambanan, tetapi bedanya Candi Brahu ini hanya berdiri sendiri, tidak banyak seperti Candi Prambanan. Untuk memasuki Tempat Wisata Candi Brahu, kita harus membeli tiket masuk seharga 3ribu @orang, dan biaya parkir sebesar 5ribu @motor. Candi Brahu memiliki tinggi 25,7 meter dimana merupakan candi tertinggi di Jawa Timur. Candi Brahu ini dibangun menghadap ke barat dan berdiri diatas batur yang tinggi. Posisi ruang candi berada dibagian tubuh candi, dengan posisi demikian tangga naik ke ruang candi sangat curam. Candi Brahu tidak diperkenankan untuk dinaiki oleh wisatawan ya gaess, jadi misal kita ingin berfoto kita bisa berfoto di depan Candi, atau cukup di sampingnya saja.
Tempat Wisata di Mojokerto
Candi Brahu Mojokerto
  • Destinasi terwahid yang tidak akan saya tinggalkan dari Tempat Wisata Di Mojokerto adalah Museum Majapahit. Untuk Museum Majapahit ini letaknya lumayan Jauh dari wisata patung  Budha Tidur dan Candi Brahu. Namanya juga museum, tentunya berisi tentang peninggalan-peninggalan sejarah. Jadi di museum majapahit ini banyak kita temukan situs - situs peninggalan Masa Majapahit dan arkeologi yang terawat. Saya sampai dibuatnya kagum. Di  jaman Dulu Kala ternyata sudah menggunakan beberapa piring-piring keramik yang unik - unik dan berasal dari Luar Negeri. Selain itu, banyak juga tersimpat peralatan rumah tangga, perabitan rumah, jenis-jenis artefak logam, dan masih banyak lagi. Jadi kalau kalian penasaran dengan bagaimana kehidupan masa kerajaan, saya rekomendasikan Museum Majapahit ini untuk menghilangkan rasa penasaran kalian. Tempat Wisata Museum Majapahit ini sudah dilengkapi dengan toilet, Mushola serta yang paling menarik perhatian saya adalah pojok bermain permainan tradisional untuk anak-anak. Selain itu, kita bisa memlihat secara langsung situs pemukiman masa kerajaan majapahit. Nggak tau ya, kalau saya sih bisa senang dan puas ketika bisa berwisata sejarah begini. Bisa belajar apa yang belum saya ketahui dan menambah pengetahuan yang sedikit saya miliki. Hehehe. Oh ya, untuk masuk ke dalam Museum ini kita harus membeli tiket sebesar 5ribu untuk @orang dan dikenakan biaya parkir 2ribu rupiah @motor. Jadi kangen nih sama keponakan kecil saya yang sedang mudik di Jawa Tengah, pasti dia bakal seneng banget kalau diajakin Ke Museum Majapahit ini. Oke, bisalah diagendakan balik kesini lagi. Mau Joint.? Call Me Kuy. Haha.
Tempat Wisata di Mojokerto
Museum Majapahit
Tempat Wisata di Mojokerto
Museum Majapahit Bagian Luar
Tempat Wisata di Mojokerto
Pojok Permainan Tradisional
  • Perjalanan di beberapa Tempat Wisata Mojokerto saya akhiri dengan mengunjungi Alun-Alun Kota. Sebenarnya Alun-Alun Kota Mojokerto ini tidak masuk dalam Bucket List Destinasi Wisata saya, tetapi berhubung pulang saya ke Tulungagung naik kereta api, dan jam keberangkatannya masih lama akhirnya saya memutuskan untuk menunggu di Alun-Alun Mojokerto. Oke, menurut saya Alun-Alun Mojokerto ini unik, menarik, dan rame lah. Apalagi ada beberapa bangunan yang identik dengan ciri khas Mojokerto, yaitu bangunan-bangun seperti gapura kecil pun gapura besar. Selain itu, di Alun-Alun Mojokerto ini disediakan toilet bersih yang sangat terawat, saya kirain kantin, eee ternyata toilet. Salut banget deh. Bukan hanya toilet, kita juga bisa menemukan perpustakaan terbuka yang berada hampir bersebelahan dengan toilet itu tadi. Hmmmmm. Pembangunan yang menurut saya sangat memadai untuk fasilitas umum yak.
Tempat Wisata di Mojokerto
Gapura Selamat datang :-D
Tempat Wisata di Mojokerto
Perpustakaan Ruang Terbuka
Tempat Wisata di Mojokerto
Kamar Kecil Di Alun-Alun 
Tempat Wisata di Mojokerto
Alun-Alun Mojokerto
Penutup dari perjalanan sehari saya dalam mengunjungi beberapa Tempat Wisata di Mojokerto ini adalah, saya menunggu keberangkatan kereta hampir satu jam di dalam Stasiun Mojokerto, lalu masih harus menempuh perjalanan lagi selama 3 jam di dalam kereta, yang mana mengharuskan saya sampai rumah pukul 11malam. Pelengkap kebahagiaan hari itu buat single fighter seperti saya ketika adik lelaki saya mengirimkan pesan menanyai saya ingin dijemput atau tidak, meskipun saya bilang tidak, tetapi saya menghargai usahanya untuk menjaga kakaknya yang harus pulang malam. Dan Hmmmmm, Terimakasih banyak untuk orang-orang yang selalu mencintaiku, mempercayaiku, dan menjagaku sejauh ini, Ibu, Bapak dan Adik Lelakiku. Tanpa Kalian Aku Bukan Siapa-Siapa.
.
.
.
Sejauh apapun langkah kakimu pergi, jangan lupa bawa sampahmu kembali.!
Bagaimanapun juga lingkunganpun ingin disayangi..
Supaya anak cucu kita bisa ikut menikmati..
Keep Traveling dan Mari Sayangi Lingkungan!

Selasa, 26 Juni 2018

Tradisi Kupatan Tahun 2018

Tradisi Kupatan
Tradisi Kupatan 2018 - Setiap tahun pasca melewati bulan Ramadan selama satu bulan, kita akan dipertemukan dengan Hari Kemenangan yang disebut Hari Raya Idhul Fitri umat muslim di seluruh dunia. Kalau di Pulau Jawa khususnya di daerah saya (Jawa Timur), Idhul Fitri dikenal dengan istilah Riyaya atau Bada. Untuk menyambut datangnya hari Kemenangan setelah perang melawan hawa nafsu selama satu bulan, beberapa  budaya yang sudah melekat di masyarakat kerapkali dilakukan. Yaitu memadatnya pusat perbelanjaan akibat banyak masyarakat yang berbondong-bondong belanja makanan ringan pengisi toples untuk dihidangkan buat para tamu yang datang berkunjung ke rumah, budaya membeli baju baru juga tidak pernah terlupakan oleh sebagian besar orang, kemudian adalagi budaya "nyangoni" atau memberi uang saku untuk anak-anak kecil yang ikut orangtuanya datang silaturohhim, pemasangan aksesoris untuk jalan raya supaya terlihat berbeda lebih cantik dan lebih rame, kemudian ada juga budaya menerbangkan balon udara setelah dilaksanakan sholat ied, serta beberapa budaya lain yang juga dilaksanakan untuk menyempurnakan datangnya Hari Kemenangan itu.

Satu Syawal sangat dinanti-nanti oleh para umat muslim karena merupakan puncak perjuangan. Namun, setelah tanggal satu syawal pun terdapat sunnah puasa syawal yang akan melengkapi perjuangan puasa kita selama satu Bulan Ramadan. Perjuangan puasa sunnah syawal selama tujuh hari itu nanti akan ditutup dengan suatu tradisi yang disebut Tradisi Kupatan. Tradisi kupatan dipercayai oleh masyarakat jawa dibawa oleh Sunan Kalijaga hingga turun temurun sampai sekarang. Ini adalah suatu tradisi yang menunjukkan keberagaman budaya di Indonesia dan patut untuk dilestarikan. Bukan hanya asal-asalan, Sunan Kalijaga mentradisikan Kupatan ini tidak tanpa alasan. Ketupat yang hanya terlihat sederhana secara visual karena terbuat dari "Janur" atau daun kelapa muda memiliki beberapa filosofi yang bagus untuk dipelajari, diterapkan dan dibudayakan. Berikut filosofinya:
Tradisi Kupatan

Nah, beberapa daerah di dekat tempat tinggal saya pun juga merayakan Tradisi Kupatan. Namun dari beberapa daerah itu yang paling terkenal adalah daerah Kabupaten tetangga, atau Kabupaten Trenggalek. Induk Tradisi Kupatan di daerah Kabupaten Trenggalek ini berada di Kecamatan Durenan. Jadi buat kalian semua penikmat tulisan saya yang bingung mau kemana ketika masuk Hari Tradisi Kupatan, saya rekomendasikan mending jalan-jalan berburu ketupat aja di Durenan, hehehee. Kenal ataupun nggak sama yang punya rumah, kalian bakal dilayanin sebaik mungkin dan nggak bakalan ditanya rumahmu mana (kalau beruntung) hahhaa. Modalnya cukup nggak punya malu aja, tapi saya jamin, masyarakat Trenggalek khususnya masyarakat Durenan ini ramah-ramah dan welcome semua kok. Jadi tidak perlu khawatir jika ingin menghilangkan penasaran kalian akan keramaian Tradisi Kupatan di Kecamatan Durenan.

Tradisi Kupatan
Terjebak Kemacetan
Ada nggak enaknya juga nih kalau mau main ketika perayaan tradisi kupatan. Kalian siap-siap terjebak macet dalam perjalanan aja. Jadi buat ciwi-ciwi yang berkendara roda dua jangan lupa oleskan sunblock pada muka kalian biar nggak terbakar ketika terpapar panasnya sinar matahari (Curcolll). Panasss abissss boooo. Asap dimana-mana pula, kalau nggak demi si emak yang udah dandan sebegitu hebohnya, saya juga nggak mau bermacet-macet ria di perjalanan. Jadi menurut pakdhe saya yang rumahnya Durenan tepatnya di Desa Panggungsari, tradisi kupatan kayak gini emang sudah berjalan lumayan lama ya di Kecamatan Durenan, dan mayoritas dari setiap rumah menyediakan ketupat yang sudah dipotong kecil-kecil,  didampingi dengan berbagai jenis lauk pauk ataupun sayur mayur (ada yang didampingi sayur nangka muda, terus ada juga yang langsung didampingi sate ayam, semur ayam, ataupun olahan daging lainnya).
Tradisi Kupatan
Ketupat+sayur+ayam
Tradisi Kupatan
Ketupat Sate
Saran nih ya saraannn, kalau main pas tradisi kupatan gini mending nggak usah sarapan (Ngarep banget ni orang dikasih makan ketupat). Tenang aja, pasti bakalan dapat sepiring ketupat lengkap dengan sayur+lauknya, secara mayoritas setiap rumah di daerah Durenan menyediakan ketupat kok. Kalau kalian berkunjung ke 5 rumah, yaaa siap-siap aja kalian mendapat 5 piring ketupat. Niat silaturahim apa cari makanan neng? Nggak, ini berdasarkan cerita orang yang kemarin berkunjung ke rumah Pakdhe saya, katanya sih sudah 5 kali berkunjung dan 5 kali sampai di rumah pakdhe saya di kasih makan ketupat juga. Masyaalloh #nelenludah.
Tradisi Kupatan
Tumpeng Ketupat Raksasa

Hal lain yang menarik di Kecamatan Durenan ketika memasuki Tradisi Kupatan bukan hanya menyiapkan makanan dari setiap rumah pada kecamatan itu, namun salah satu hal yang mengagumkan dan sangat unik menurut saya yaitu adanya Tumpeng Ketupat Raksasa. Tumpeng ketupat raksasa edisi tradisi kupatan ini hampir mirip dengan tumpeng-tumpeng yang digunakan untuk Larung Sembonyo yang hanya berbeda isi dan ukuran saja, dimana isi dari tumpeng-tumpeng itu merupakan lambang mengapa tumpeng itu dibuat. Tradisi Kupatan dengan membuat Tumpeng Ketupat Raksasa tersebut selalu diadakan setiap tahun katanya, Tumpeng tersebut diarak sepanjang jalan Durenan yang berangkat dari rumah Kepala Desa Durenan dan kembali ke rumah Kepala Desa lagi. Sungguh menarik bukan hasil kreatifitas masyarakat Durenan? Bagaimana cerita daerah kalian untuk memeriahkan Tradisi Kupatan?

Jumat, 22 Juni 2018

Review Drama Korea Discovery Of Love (Balikan sama mantan.? Boleh.)

Review Drama Korea Discovery Of Love
Kali ini Blog Tri Wahyuni datang membawa sesuatu yang berbeda loh. Yaitu sebuah artikel yang mengulas tentang drama korea. Heuheuheu. Nonton drama korea sebenarnya bukan jiwa mince banget sih, tapi untuk beberapa waktu lalu nonton drama korea menjadi suatu kegiatan baru sebagai penghilang kesuntukan karna tugas akhir yang begitu menguras tenaga dan pikiran. Ehmmm, nonton drama korea, iya nonton drama korea, sebuah kegiatan yang sebelum-sebelumnya jarang banget aku lakukan, karna aku tidak menggilai drama korea yang bahkan bisa membuat penontonnya kecanduan untuk menonton lagi dan lagi. Siapa yang nggak kecanduan kalau disuguhi oppa-oppa berwajah kiyut dan romantis kek gitu, iyuh.

Pilihan drama korea yang aku tonton kemarin jatuh pada drama korea berjudul Discovery Of Love yang masuk dalam saringan aku. Kenapa nih aku ngebet banget bikin review drakor ini? Mau tau? Itu karna ending cerita dari drakor Discovery Of Love ini bertentangan banget sama prinsip aku. Tau nggak kalau endingnya harus balikan saama mantan? Sebel banget kan?  Nah, disini aku pribadi bukan penganut paham balikanisme sama mantan yes, tapi nggak apa-apa lah mereview film ini. Setidaknya bisa jadi pertimbangan siapa tau bisa perlahan mengikis prinsip aku dan mau balikan sama mantan. BTW emang mince punya mantan.? Ehhh iya, aku kan jomblo sejak lahir. Hehe. Becanda-becanda.

Jadi aku rekomendasikan Drama Korea Discovery Of Love ini menjadi salah satu pilihan untuk ditonton. Nggak bakalan nyesel deh, selain ada pelajaran yang bisa kita petik tentang pentingnya mempertimbangkan balikan dengan mantan, ada beberapa hal lagi yang menarik untuk dijadikan referensi dalam menjalin hubungan dengan pasangan. Karna memang Drama Korea nggak jauh-jauh amat dari kisah romance para pasangan ya. Dan kabar nggak baiknya, untuk dedek-dedek gemes yang masih dibawah umur, lebih baik mengurungkan niat untuk melihat drakor ini, karena beberapa cerita mengandung unsur dewasa meskipun tidak terlalu vulgar. Masih banyak kok drakor lain yang pantas untuk jadi konsumsi kalian para dedek gemes, soo lebih bijak dalam memilih ya.!

Sebelum celoteh ngalor-ngidul, Langsung serius ke intinya aja Yuk.....

Drama Korea Discovery Of Love ini dibintangi oleh Jung Yu-mi Sebagai Han Yeo-reum yang aktif di bidang Furniture Desainer, Eric Mun sebagai Kang Tae-ha pebisnis muda (CEO sebuah perusahaan desain interior) serta Sung Joon sebagai Nam Ha-jin seorang Dokter bedah plastik. Ceritanya berawal dari pertemuan tidak sengaja Han Yeo-Reom dengan mantan kekasihnya Kang Tae-Ha di suatu tempat. Setelah sekian lama berpisah, yang notabene-nya perpisahan mereka tergolong nggak baik-baik, membuat syok diantaranya ketika harus bertemu kembali. Darisitulah membuat keduanya kembali flashback dan bertanya-tanya mengenai kesalahan yang mereka lakukan sehingga membuat mereka harus berpisah. Di dalam cerita drama korea Discovery Of Love juga diselingi tanya jawab dan ulasan dari para tokoh disela-sela akting, untuk memberi kesan penguatan serta memperjelas kejadian yang dialami, begitu ya menurutku. Meskipun ulasan itu tidak bersifat umum, hanya berdasarkan perspektif mereka masing-masing. Jadinya terkesan unik, lalu mudah dipahami tapi tidak mudah untuk ditebak jalan ceritanya.

Review Drama Korea Discovery Of Love
Taeha dan Yeorum
 Mungkin bagi aku, Taeha itu datang disaat yang kurang tepat. Karena apa? Jika dipikir sisi negatifnya, jelaslah kedatangan Taeha merusak hubungan yang terjalin diantara YeoRum dan Dr. Nam. Kedatangan taeha hanya membuat Yeorum kembali terbelenggu mengingat masalalunya (efek buruk dekat kembali dengan mantan), walaupun sebelum terjadi pertemuan yang intens antara Taeha dan Yeorum tidak menimbulkan dampak yang besar terhadap hubungan Yeorum dan Dr. Nam, tapi nyatanya lambat laun membawa pengaruh terhadap hubungan itu juga. Jadi disini aku tegaskan, sepertinya jalan cerita dibagian pertemuan antar mantan ini ada benarnya jika dikaitkan dengan kehidupan nyata. Terlalu sering bertemu dengan mantan tidak baik untuk kesehatan hubungan, apalagi jika didalam hubungan tersebut sudah tidak sehat, siap-siap ajalah menghadapi masa kritis lalu menuju kematian hubungan itu, haha.

Review Drama Korea Discovery Of Love
Dr. Nam dan Yeorum
Aku suka banget sih ketegasan Yeorum yang berprinsip tetap mempertahankan Dr. Nam pada awalnya. Karna siapa yang bisa menolak betapa bahagianya memiliki Dr. Nam yang terlihat keren, cute, manis, rapi, lembut, menghargai cewek, sopan dan romantis (perfect amat tuh cowok). Tapi tidak munafik juga kalo dibandingkan dengan Taeha yang juga terkesan mempesona karna lebih maco, gentle, pekerja keras, dan dibalik karakter dinginnya yang begitu menonjol dia mempunyai sisi perhatian yang menambah melting hati aku, huhuhu (digampar Han Yeo-Rum), kalo aku jadi si cewek sih nggak mungkinlah aku tolak diajak balikan mantan, kalo cowoknya se-maco dan lakik banget seperti Taeha (berkhayal tingkat tinggi). Biarlah sesekali egois, memiliki Dr. Nam yg super perfect, dan menginginkan si gentle Taeha untuk kembali, hahaha (ketawa setan).

Jaddi sebenarnya mince di tim siapa sih.? Kalo disuruh milih Diantara keduanya memang berat yes.. Karna kedua kandidat mempunyai kelebihan masing-masing dan yang bikin klepek-klepek itu kadar setia dari keduanya. Jarang jarang lah di jaman sekarang bisa nemuin cowok keren, tajir dan setia lagi. Kalo emang ada yang kayak gitu, duileh berkurang secara drastis nih angka perceraian di Indonesia. Survey membuktikan, beberapa cowok di bumi ini ketika menaiki tahap tajir aje udah pada belagu, padahal itu tajir sokongan  dari orang tuanya.. Manusia apa benalu.? Gantungin diri aamat. hihihi. Ngaco deh pembahasannya. Kebiasaan.

Review Drama Korea Discovery Of Love
Kang Taeha
Ehhhm, begini, sebenarnya kalo lihat drama korea itu nggak ngaruh sama daya khayal aku sih. Cuma, aku lebih suka mengambil hikmah dari sebuah film yang aku tonton, ya contohnya kayak film ini, Taeha kerja keras untuk mewujudkan cita-citanya, karna dia sadar, membahagiakan seorang perempuan tidak cukup dengan menggunakan cinta, sehingga dia berjuang keras supaya bisa hidup layak di kemudian hari, meskipun dia tergolong dari  anak orang kaya (noh, pelajaran buat para cowok di luar sana). Dan karna terlalu menghabiskan waktu buat bekerja membuat Taeha mengorbankan banyak waktunya untuk tidak terlalu memperhatikan Yeorum. Bahkan ketika Yeorum berada dititik terlemahnya akibat kematian ayahnya, Taehapun tidak tahu. Nah, seharusnya Taeha tidak bisa begitu, bekerja keras itu wajib, namun memberi perhatian kepada pasangan yang akan dijadikan masadepan adalah suatu keharusan. Meskipun hanya berbentuk perhatian kecil.

Review Drama Korea Discovery Of Love
Han Yeorum
Yeorum pun tidak berbeda jauh dari Taeha, selain dia adalah seorang perempuan yang mandiri, dia juga merupakan perempuan yang berprinsip tegas. Meskipun prinsipnya pun bisa tergoyahkan dengan beberapa faktor yang bisa dipertimbangkan pada akhirnya. Dia juga sosok perempuan yang tidak mau dilukai harga dirinya, untuk itulah dia mengedepankan gengsi dan menjaga prinsipnya. Namun yang saya sayangkan ketika dia masih menjalani hubungan dengan Taeha, dia terburu-buru untuk mengambil keputusan berpisah. Padahal keduanya itu cocok banget, sama-sama urakan (hehe) urakan yang pecicilan lo maksudnya, tapi bisa juga elegan pada tempatnya. Apalagi waktu diputar kejadian masalampau dimana Taeha dan Yeorum masih menjadi pasangan kekasih, Unchhhh siapa orang yang nggak bakal baper lihat keduanya. Pantas saja jika akhirnya Yeorum memilih mengulang menjalani masadepan bersama Taeha kembali, karena ketika bersama Taeha aku lihat Yeorum bisa menjadi dirinya sendiri dan lebih ekspresif. Bukankah itu yang dibutuhkan seseorang ketika disamping pasangannya? Nyaman menjadi dirinya sendiri tanpa harus ada yang ditutup-tutupi.

Review Drama Korea Discovery Of Love
Nam Hajin
Lalu Dr. Nam, tidak ada yang salah dengan Dokter Nam. Duhhh, lelaki perfect yang bisanya ditemukan dalam sebuah Film ya dia ini. Hehehee. Berapa kalipun hatinya mencoba tidak mempercayai Yeorum, dia selalu menepis rasa ketidakpercayaan itu, meskipun akhirnya dia tidak kuat juga untuk menahannya. Heranku disini. Kenapa hanya ditahan? Kalau perempuannya salah ya ditegur lah, jangan cuma mengalah dan mengalah (Duhh, kenapa aku terkesan menghakimi Dr. Nam gini ya, Sportif wooiiii). Rupanya tidak semua perempuan suka dengan sosok lelaki romantis, dan hanya menahan kesakitannya sendiri. Enak sih ya kalau punya pasangan mau mengalah gitu, tapi nggak enaknya kayak nggak ada seni-nya gitu. Mengalah  boleh, tapi harus pada situasi yang memang mengharuskan untuk mengalah. Selain itu, aku juga kurang sreg dengan keabu-abuan sikap Dr. Nam dalam memperlakukan perempuan. Iya memang dia menganggap perempuan lain yang bernama Ah-Rim itu sebagai adiknya, tetapi jangan diperlakukan yang hampir sama dengan pasangannya atau bahkan lebih. Siapa sih perempuan yang mau digituin? Aku juga ogah. Haha. Nah jadi begitulah, dibalik super perfect-nya seseorang pasti ada juga kesalahan yang tanpa disadarai dibuat oleh orang itu.

Oke. Begitulah review akika dari Drama Korea Discovery Of Love yang pada akhirnya berujung balikan sama mantan. Yang belum pernah lihat drama korea ini mungkin bisa segera lihat. Siapa tau bisa jadi pertimbangan yang galau akibat kedatangan mantan. Heheh.
Bagi kalian yang memiliki pendapat berbeda sama aku mengenai Drama Korea Discovery Of Love ini, yaa itu hak kalian sih. Dan berpendapat begini juga hak aku. Heehhee. Jadi boleh kok kalau mau bertukar pendapat soal Drama Korea Discovery Of Love ini, atau mau kasih rekomendasi aku drama korea yang bagus untuk aku review lagi? Boleh boleh.

Pada akhirnya, setelah menonton Drama Korea Discovery Of Love dan mereview-nya, muncullah beberapa kata mutiara dari mince nah, apa itu. Cekidot:
Mencintai Adalah Ketika kita menjadi diri sendiri didekat seseorang itu, tanpa harus memaksakan diri untuk menjadi orang lain.
Mencintai Adalah Ketika kita mempercayai pasangan kita, bukan memaksakan untuk percaya kepadanya.
Mencintai Adalah Ketika kita tidak tersakiti oleh rasa cinta itu sendiri, karna kita hanya  memendam segala sesuatunya dalam hati, dengan alasan untuk membuat dia bahagia (Cinta tidak sebercanda itu).
Mencintai Adalah Sejauh apapun jalan yang harus aku tempuh, selama apapun waktu yang aku lewati, dan sesulit apapun rintangan yang ada didepanku, akan aku hadapi jika pasti aku temukan dirimu di ujung jalan itu.
Iyuuuuhhhhhhh, Jodoh Mana Jodohh..

Penutupnya, aku kasih potret kemesraan Taeha dan Yeorum di masa pacarannya dulu (sebelum balikan) yang unch banget dan bisa bikin tambah baper. Jomblo mohon bersabar, ini ujian.
Review Drama Korea Discovery Of Love

Review Drama Korea Discovery Of Love

Review Drama Korea Discovery Of Love

Review Drama Korea Discovery Of Love